Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran Setelah Sebulan Perang
Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran Setelah Sebulan Perang

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, menandai jeda dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari sebulan. Gencatan senjata ini dimulai setelah ketegangan memuncak akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026.

Latar Belakang Konflik

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran, menargetkan kompleks kediaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Teheran. Puluhan bom dijatuhkan, mengakibatkan Khamenei gugur. Sejak itu, Iran meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di negara-negara Teluk, sementara Trump melontarkan berbagai ancaman keras.

Timeline Pernyataan Trump

Berikut rangkuman pernyataan Trump dari awal perang hingga pengumuman gencatan senjata:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  1. 1 Maret 2026: Trump mengumumkan kematian Khamenei melalui platform Social Truth, menyebutnya sebagai "salah satu orang paling jahat dalam sejarah." Iran kemudian mengumumkan kematian resmi Khamenei dan bersumpah membalas, sementara Mojtaba Khamenei terpilih sebagai pemimpin baru.
  2. 9 Maret 2026: Dalam wawancara dengan CBS News, Trump menyatakan perang hampir selesai, mengklaim Iran kehilangan kemampuan militer seperti angkatan laut, udara, dan rudal.
  3. 14 Maret 2026: Trump meminta bantuan NATO untuk membuka Selat Hormuz yang ditutup Iran, menyerukan negara-negara seperti Tiongkok dan Prancis mengirim kapal perang.
  4. 20 Maret 2026: Trump menyindir NATO sebagai "macan kertas" dan menuduhnya pengecut karena tidak membantu membuka Selat Hormuz.
  5. 24 Maret 2026: Trump mengaku bernegosiasi dengan tokoh penting Iran, meski bukan Mojtaba Khamenei, sambil menyebut kepemimpinan Iran telah dilenyapkan.
  6. 31 Maret 2026: Trump menyatakan siap mengakhiri perang dalam dua minggu, tetapi juga mengancam menyerang infrastruktur energi Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka.
  7. 2 April 2026: Trump kembali mengancam Iran, mengatakan akan menyerang keras dan "membawa mereka kembali ke zaman batu."
  8. 7 April 2026: Trump mengancam menghancurkan peradaban Iran menjelang tenggat waktu pembukaan Selat Hormuz, sambil mengklaim ingin perubahan rezim.
  9. 8 April 2026: Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu dengan Iran, dengan syarat Iran membuka Selat Hormuz secara penuh, setelah percakapan dengan pemimpin Pakistan.

Kesepakatan dan Masa Depan

Dalam pernyataannya, Trump menjelaskan bahwa gencatan senjata ini akan memungkinkan negosiasi lebih lanjut berdasarkan proposal 10 poin dari Iran. Dia optimistis kesepakatan perdamaian jangka panjang dengan Iran dapat tercapai, menyebut hampir semua poin perselisihan telah disepakati. Gencatan senjata dua arah ini diharapkan meredakan ketegangan di Timur Tengah dan membuka jalan bagi resolusi damai.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga