Trump Sebut Netanyahu Nyaris Gagalkan Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: Netanyahu Nyaris Gagalkan Damai AS-Iran

Trump Ungkap Netanyahu Hampir Gagalkan Kesepakatan Damai AS-Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, hampir menggagalkan kesepakatan damai antara AS dan Iran. Dalam wawancara eksklusif dengan New York Times, Trump mengkritik Netanyahu sebagai orang yang sangat sulit.

Wawancara tersebut dirilis setelah mediator Pakistan mengumumkan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan damai pada Senin, 15 Juni 2026. Trump, dalam wawancara telepon dengan NYT pada Minggu sore waktu AS, menyebut bahwa kesepakatan itu tercapai meskipun ada keberatan dari Netanyahu. Ia bahkan mengklaim telah menyelamatkan Israel dari pemusnahan nuklir.

Trump juga mengkritik Netanyahu karena melancarkan serangan terhadap Lebanon pada Minggu pagi, yang hampir menggagalkan kesepakatan akhir. Serangan Israel di pinggiran selatan Beirut itu menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 15 orang lainnya, meskipun ada gencatan senjata.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Trump menegaskan bahwa serangan Israel itu seharusnya tidak terjadi ketika AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan damai. Ia juga mengatakan bahwa Netanyahu seharusnya berterima kasih kepada AS karena mencapai kesepakatan dengan Iran. "Dia orang yang sangat sulit," ujar Trump tentang Netanyahu. "Dan jujur saja, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena telah melakukan ini. Karena jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama dua jam."

Kesepakatan damai AS dan Iran pertama kali diumumkan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Senin pagi. Sharif mengatakan bahwa Washington dan Teheran sepakat untuk menghentikan pertempuran secara segera dan permanen di semua front, termasuk Lebanon. Trump kemudian mengonfirmasi kesepakatan itu melalui media sosial Truth Social, mengumumkan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka dan blokade laut AS dicabut.

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!" kata Trump dalam pernyataannya. Ia juga mengisyaratkan dimulainya kembali lalu lintas maritim dan pengiriman energi melalui jalur perairan strategis tersebut, dengan menyatakan: "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!"

Seremoni penandatangan resmi untuk kesepakatan damai AS dan Iran dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni mendatang di Jenewa, Swiss.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga