Serangan Rudal Iran Hantam Hotel di Bahrain, Arab Saudi dan Qatar Cegat Drone
Serangan Rudal Iran Hantam Hotel di Bahrain, Saudi-Qatar Cegat Drone

Serangan Rudal Iran Hantam Hotel di Bahrain, Arab Saudi dan Qatar Cegat Drone

Pemerintah Bahrain melaporkan terjadinya serangan udara terhadap dua hotel dan sebuah bangunan tempat tinggal di wilayahnya. Sementara itu, Arab Saudi dan Qatar mengklaim bahwa mereka berhasil mencegat serangan rudal dan drone di wilayah udara mereka.

Kerusakan di Manama dan Respons Negara Teluk

Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengumumkan bahwa dua hotel dan sebuah bangunan tempat tinggal di ibu kota negara itu, Manama, menjadi sasaran serangan yang dikaitkan dengan Iran. Serangan tersebut menyebabkan kerugian finansial, tetapi tidak ada korban jiwa. Awal pekan ini, pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain juga menjadi sasaran serangan rudal Iran.

Iran belum bereaksi terhadap berita ini, tetapi beberapa jam yang lalu mengumumkan bahwa mereka telah memulai putaran baru serangan rudal dan drone, termasuk penggunaan rudal Khyber. Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan bahwa angkatan udara mereka berhasil mencegat serangan drone yang menargetkan Pangkalan Udara Adid, pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah.

Eskalasi Konflik dan Dampak Regional

Konflik di Timur Tengah terus meluas, dengan serangan juga terjadi di Lebanon dan Israel. Hizbullah, kelompok yang didukung Iran, meluncurkan roket ke wilayah Israel, yang dibalas dengan serangan Israel ke Lebanon. Di tempat terpisah, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa dirinya harus memiliki peran langsung dalam memilih pemimpin baru Iran dan menyerukan tentara Iran agar meletakkan senjata.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa 13 pusat medis di Iran hancur akibat serangan, sementara evakuasi Kedutaan Besar AS di Kuwait diperintahkan setelah serangan rudal. Kapal selam AS juga diklaim menenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia, dengan sekitar 140 orang dinyatakan hilang.

Ancaman terhadap Sektor Energi dan Respons Internasional

Serangan telah meluas ke sektor energi, dengan kilang minyak di Arab Saudi dan fasilitas gas di Qatar menjadi sasaran. Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa dua drone menghantam kompleks kedutaan AS di Riyadh, menyebabkan kerusakan material. Sementara itu, Iran mengancam akan "membakar" kapal-kapal yang mencoba melewati Selat Hormuz, jalur minyak dan gas yang vital.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengancam akan melakukan "serangan terberat" terhadap Iran, menandakan eskalasi lebih lanjut. Harga minyak dunia melonjak setelah kapal-kapal diserang di dekat Selat Hormuz, mengganggu ekonomi regional.