Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengaku tersanjung dengan perlakuan Negara Prancis terhadap dirinya dan jajaran delegasi. Dalam pidatonya di Istana Elysee Paris, Kamis (28/5/2026), Prabowo mencatat bahwa ia telah tiga kali menghadiri acara kenegaraan Prancis sepanjang tahun 2026.
Prabowo Tiga Kali Kunjungi Prancis pada 2026
"Tahun ini saja, saya sudah tiga kali ke Prancis. Dan tahun lalu, Indonesia mendapat kehormatan besar, diundang bisa ikut dalam defile 14 Juli, Hari Kebangsaan bagi Republik Prancis. Ini saya kira kehormatan sangat besar. Mungkin kita negara Asia pertama yang defile di benua Eropa," ujar Prabowo.
Sebelumnya, Prabowo telah melakukan kunjungan kerja ke Prancis pada 23 Januari dan 14 April 2026. Kunjungan terbaru ini menegaskan semakin eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.
Hubungan Indonesia-Prancis di Tingkat Terbaik
Prabowo mengamini pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa hubungan Indonesia dan Prancis saat ini berada di tingkat yang terbaik selama ini. Ia memuji kepemimpinan Macron yang berkarakter, tegas, dan berani dalam bersikap, terutama di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian.
"Kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional terasa, bahwa Presiden Macron, Republik Prancis, selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis," seru Prabowo.
Sambutan Hangat di Istana Elysee
Kedatangan Prabowo yang didampingi putranya, Ragowo Hediprasetyo alias Didit, disambut hangat oleh Presiden Macron dan Briggitte Macron. Usai turun dari mobil Mercedes putih, Macron langsung memberikan pelukan hangat kepada Prabowo. Mereka tampak akrab dan berjalan menuju gerbang masuk istana. Sebelum pertemuan bilateral, keduanya berfoto bersama menghadap ke arah media.
Upacara Kenegaraan di Les Invalides
Presiden Prabowo juga tiba di kompleks Les Invalides di Paris, Kamis (28/5), dan disambut oleh Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu pada pukul 15.30 waktu setempat. Keduanya mengikuti parade upacara militer kenegaraan yang diawali dengan lagu kebangsaan kedua negara. Indonesia Raya berkumandang di halaman kehormatan militer.
Prabowo kemudian memperkenalkan delegasi Indonesia kepada Perdana Menteri Lecornu, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaja dan Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani. Selanjutnya, Prabowo meninjau pasukan militer Prancis menggunakan mobil alutsista, memberikan salam hormat kepada para prajurit dengan gagah mengenakan kacamata hitam dan jas abu-abu.



