Partai Ahmadinejad Bantah Kabar Kematiannya dalam Serangan AS-Israel di Teheran
Partai Bantah Kabar Ahmadinejad Tewas dalam Serangan AS-Israel

Partai Ahmadinejad Bantah Kabar Kematiannya dalam Serangan AS-Israel di Teheran

Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dikabarkan tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran, ibu kota Iran, pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Namun, Partai Dolate Bahar yang menaungi Ahmadinejad dengan tegas membantah kabar kematian tersebut melalui pernyataan resmi di situsnya.

Bantahan Resmi dari Partai dan Penasihat

"Dolate Bahar dengan ini mengumumkan bahwa laporan telah kematian martir Dr Ahmadinejad dalam serangan Amerika-Israel adalah keliru," demikian bunyi pernyataan Partai Dolate Bahar seperti dilansir DPA pada Senin (2/3/2026). Bantahan serupa juga disampaikan oleh seorang penasihat dekat Ahmadinejad yang enggan disebut namanya kepada Anadolu Agency.

Penasihat tersebut menegaskan bahwa Ahmadinejad, yang menjabat presiden Iran selama dua periode dari 2005 hingga 2013, masih hidup dan tidak terluka. "Saya berkomunikasi dengannya. Semuanya baik-baik saja," ujarnya pada Minggu (1/3) waktu setempat. Ia menjelaskan bahwa serangan gabungan AS-Israel memang menargetkan kepemimpinan senior dan infrastruktur militer Iran, tetapi kediaman pribadi Ahmadinejad tidak terdampak.

Detail Serangan dan Korban di Sekitar Ahmadinejad

Meski Ahmadinejad selamat, insiden tersebut tidak lepas dari korban jiwa. Penasihat dekatnya mengungkapkan bahwa sebuah bangunan terkait pengawal keamanan Ahmadinejad terkena serangan pada hari sebelumnya. Tiga pengawalnya yang merupakan anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan tewas dalam serangan itu. Kediaman Ahmadinejad sendiri berjarak sekitar 100 meter dari bangunan yang diserang dan tidak menjadi target.

Kabar kematian Ahmadinejad awalnya dilaporkan oleh kantor berita Iran, ILNA, yang menyatakan mantan presiden berusia 69 tahun itu tewas di rumahnya di area Teheran bagian timur bersama pengawal keamanannya. Namun, laporan-laporan ini belum dapat diverifikasi secara independen mengingat situasi keamanan yang tegang di Iran saat ini.

Konteks Serangan dan Pernyataan Terkait Pemimpin Iran

Serangan udara AS-Israel di Teheran terjadi dalam konteks eskalasi ketegangan regional. Sementara itu, kantor berita Iran lainnya, ISNA, menerbitkan pernyataan terbaru Ahmadinejad mengenai pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, oleh AS dan Israel dalam serangan mereka pada akhir pekan. Kematian Khamenei sendiri telah diumumkan oleh televisi pemerintah Iran pada Minggu (1/3) malam waktu setempat.

Situasi ini menambah kompleksitas lanskap politik dan keamanan di Iran, dengan berbagai laporan yang saling bertentangan mengenai nasib tokoh-tokoh kunci. Partai Dolate Bahar dan sumber dekat Ahmadinejad berusaha meredam rumor dengan penegasan bahwa mantan presiden tersebut masih hidup, meski serangan telah menewaskan orang-orang di sekitarnya.