Menlu Singapura Sebut Korut Tak Tertarik Dialog dengan AS-Korsel
Menlu Singapura: Korut Tak Tertarik Dialog dengan AS-Korsel

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, baru saja menyelesaikan kunjungan langka ke Pyongyang, Korea Utara. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa Korea Utara tampaknya tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Kunjungan Langka ke Pyongyang

Balakrishnan melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Korea Utara, yang merupakan kunjungan pertama dalam delapan tahun terakhir. Kunjungan ini juga menandai setengah abad hubungan diplomatik antara Singapura dan Korea Utara.

Menurut Balakrishnan, Korea Utara saat ini lebih fokus pada pembangunan kemandirian dan pencegahan militer, bukan pada keterlibatan eksternal. "Saat ini, mereka tampaknya tidak tertarik pada keterlibatan eksternal apa pun, baik dengan Amerika maupun dengan Republik Korea," ujarnya kepada media di Seoul.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sikap Korea Utara yang Semakin Keras

Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara meningkatkan kecaman terhadap Korea Selatan, termasuk menyebutnya sebagai "negara paling bermusuhan" dan menghapus referensi tentang reunifikasi dari konstitusinya. Balakrishnan juga mengamati sikap yang semakin keras terhadap reunifikasi.

Meskipun hampir tidak ada perdagangan bilateral, hubungan Singapura dan Korea Utara tetap ramah. Balakrishnan mengundang Pyongyang untuk menghadiri forum regional ASEAN.

Kesan Terhadap Pyongyang

Dalam unggahan Facebook, Balakrishnan menggambarkan Pyongyang sebagai "kota modern, bersih, dan terencana dengan baik" yang terus mengalami kemajuan sejak kunjungan terakhirnya delapan tahun lalu. "Jalanan ramai, lebih banyak mobil, dan banyak bangunan baru," tulisnya.

Ia mendesak "kesabaran strategis" dalam menghadapi Korea Utara, dengan tidak memperburuk situasi tetapi mencari peluang jangka panjang untuk membuka saluran komunikasi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga