Ledakan Dahsyat Guncang Doha, Qatar, Usai Serangan Drone dan Rudal Iran
Ledakan Dahsyat Guncang Doha, Qatar, Usai Serangan Iran

Ledakan Dahsyat Mengguncang Langit Doha, Qatar

Doha - Suara rentetan ledakan yang keras menggema di langit ibu kota Qatar, Doha, pada Kamis (5/3) waktu setempat. Peristiwa ini disertai dengan asap hitam yang mengepul dan terlihat jelas di antara gedung-gedung bertingkat kota tersebut.

Evakuasi dan Latar Belakang Serangan

Ledakan-ledakan ini terjadi hanya beberapa jam setelah pemerintah Qatar mengumumkan proses evakuasi penduduk yang tinggal di dekat kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Doha. Negara-negara Teluk, termasuk Qatar, telah menjadi sasaran gelombang serangan drone dan rudal dari Iran yang berulang sejak akhir pekan lalu. Serangan ini dianggap sebagai balasan atas gempuran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Menurut laporan dari jurnalis AFP di lokasi, ledakan pada Kamis tersebut digambarkan sebagai beberapa ledakan paling dahsyat sejak Iran mulai menargetkan wilayah Teluk. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan material atau korban jiwa akibat insiden terbaru di Qatar.

Respons Tingkat Tinggi dari Qatar

Rentetan ledakan terdengar tak lama setelah Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Ini merupakan komunikasi tingkat tinggi pertama antara kedua negara sejak serangan Iran dimulai.

Dalam percakapan tersebut, Sheikh Mohammed secara tegas mengkritik Iran. Dia menuduh Iran berupaya "membahayakan negara-negara tetangga mereka dan menyeretnya ke dalam perang yang bukan perang mereka". Qatar juga menolak klaim Iran bahwa serangan mereka hanya ditujukan pada target-target AS, dengan menegaskan bahwa beberapa serangan telah menghantam area sipil dan permukiman.

Dampak Serangan di Wilayah Lain

Serangan tidak hanya terjadi di Qatar. Pada hari yang sama, rentetan ledakan juga dilaporkan terdengar di Manama, ibu kota Bahrain. Sementara itu, di Arab Saudi, otoritas setempat mengklaim telah berhasil mencegat tiga rudal jelajah dan tiga drone yang menargetkan wilayah mereka.

Di lepas pantai Kuwait, sebuah insiden terpisah dilaporkan oleh badan keamanan maritim Inggris, UKMTO. Sebuah kapal tanker dilanda "ledakan besar" yang menyebabkan tumpahan minyak ke laut, menambah daftar kekacauan di kawasan Teluk yang sedang memanas.

Situasi ini memperlihatkan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan Teluk, dengan Qatar dan negara-negara tetangganya menghadapi ancaman serius dari serangan udara Iran. Pemerintah Qatar terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan warga negaranya.