KOMPAS.com - Setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji akan mendamaikan konflik Rusia-Ukraina, kini Korea Selatan turut melirik upaya serupa. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyatakan ketertarikannya untuk meminta Presiden Donald Trump memimpin upaya damai dalam meredakan ketegangan dengan Korea Utara.
Pertemuan di Sela KTT G7
Permintaan tersebut disampaikan Lee Jae Myung dalam percakapan singkat di sela-sela KTT Group of Seven (G7) pada Selasa, 16 Juni 2026. Dikutip dari Reuters pada hari yang sama, Juru Bicara Presiden Korea Selatan, Kang Yu-jung, mengungkapkan bahwa kedua pemimpin saling menyapa saat sesi foto bersama para pemimpin G7.
Langkah ini menunjukkan bahwa Korea Selatan melihat potensi peran Trump sebagai mediator, terutama setelah ia menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina. Ketegangan di Semenanjung Korea telah berlangsung lama, dan upaya diplomatik sebelumnya belum membuahkan hasil yang signifikan.
Belum ada tanggapan resmi dari pihak Gedung Putih atau Trump terkait permintaan tersebut. Namun, analis politik menilai bahwa keterlibatan Trump dapat membuka babak baru dalam hubungan antar-Korea, meskipun tantangan tetap ada mengingat kompleksitas isu nuklir Korea Utara.



