Iran Peringatkan AS Akan Hadapi Iran yang Berbeda Jika Serangan Berlanjut
Iran Peringatkan AS akan Hadapi Iran yang Berbeda

Teheran Ingatkan AS Akan Lihat Iran yang Berbeda Jika Terus Menyerang

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, melontarkan peringatan terbaru untuk Amerika Serikat (AS) saat kedua negara kembali saling serang. Ghalibaf mengingatkan bahwa Washington akan melihat Teheran yang berbeda jika serangan terus berlanjut.

Dalam pernyataan terbaru via media sosial X, seperti dilansir Press TV, Jumat (12/6/2026), Ghalibaf mengingatkan AS untuk tidak melancarkan babak agresi baru atau menargetkan infrastruktur energi Iran. Dia mengklaim bahwa operasi pembalasan oleh Teheran telah membuat Presiden AS Donald Trump kebingungan.

Eskalasi lebih lanjut, sebut Ghalibaf, dapat menggoyahkan pasar energi, merusak infrastruktur penting, dan memicu krisis regional jangka panjang. "Strategi yang salah dan keputusan impulsif akan mengubah seluruh situasi menjadi lebih buruk, meledakkan infrastruktur dan pasar energi, dan menciptakan rawa tak berujung akan membuat Anda terjebak selama bertahun-tahun," kata Ghalibaf memperingatkan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Anda akan melihat Iran yang berbeda," tegasnya. Ghalibaf sebelumnya memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi terhadap Iran akan ditanggapi dengan respons yang segera dan tegas. "Perang yang dipaksakan, yang pertama, kedua, dan ketiga, telah menunjukkan kepada dunia bahwa jalan menuju kemenangan dan kejayaan melewati keteguhan dan pengorbanan," sebutnya.

Peringatan terbaru ini disampaikan setelah Trump mengatakan dirinya memerintahkan serangan baru AS terhadap Iran, saat gencatan senjata rapuh masih diberlakukan sejak April lalu. Berbicara kepada media AS, Fox News, Trump menyebut pasukan AS menembakkan 49 rudal Tomahawk dalam serangan terbaru terhadap Iran.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran meluncurkan puluhan rudal dan drone ke pangkalan-pangkalan AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania. Iran juga menyebut serangan terbaru AS membuat gencatan senjata tak berarti.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga