Iran Gelar Prosesi Pemakaman Kenegaraan Tiga Hari untuk Ayatollah Ali Khamenei
Teheran, ibu kota Iran, tengah bersiap menyelenggarakan prosesi pemakaman kenegaraan yang berlangsung selama tiga hari untuk mendiang pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei, yang memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade, wafat dalam usia 86 tahun pada Sabtu (28/2) waktu setempat, setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi terhadap Teheran dan wilayah-wilayah Iran lainnya.
Penghormatan Terakhir di Masjid Agung Imam Khomeini
Dewan Koordinasi Pembangunan Islam Iran, seperti dilansir AFP pada Rabu (4/3/2025), mengumumkan bahwa prosesi pemakaman kenegaraan ini dimulai pada Rabu (4/3) malam waktu setempat. Warga Iran mendapat kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei di Masjid Agung Imam Khomeini di Teheran.
"Mulai pukul 22.00 waktu setempat, umat dapat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah pemimpin bangsa yang martir tersebut, dengan mengunjungi Masjid Agung Imam Khomeini," demikian pernyataan Dewan Koordinasi Pembangunan Islam, seperti dikutip kantor berita IRNA.
Seruan untuk Kehadiran Umat Muslim
Kepala Dewan Dakwah Islam Iran, Hojjatoleslam Mahmoudi, mengimbau umat Muslim untuk hadir dalam seremoni perpisahan dengan mendiang Khamenei. Dalam pernyataannya yang dilansir media pemerintah Iran dan France24, Mahmoudi menekankan pentingnya partisipasi masyarakat.
"Musala akan menerima pengunjung dan masyarakat dapat hadir dan ikut serta dalam seremoni perpisahan, dan sekali lagi menunjukkan kehadiran yang kuat," kata Mahmoudi.
Rencana Pemakaman dan Masa Berkabung
Acara penghormatan ini akan berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu (4/3) malam, dengan proses pemakaman Khamenei yang akan diumumkan setelah semua persiapan selesai disusun. Khamenei akan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, yang terletak di Iran bagian timur laut.
Otoritas Iran telah mengonfirmasi wafatnya Khamenei pada Minggu (1/3) waktu setempat, dan mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk almarhum. Situasi di Teheran saat ini dipenuhi dengan foto-foto mendiang Khamenei yang terpasang pada berbagai billboard, menandai duka yang mendalam di seluruh negeri.
Kematian Khamenei ini terjadi dalam konteks ketegangan geopolitik yang meningkat, dengan Iran meluncurkan serangan balasan terhadap AS dan Israel. Prosesi pemakaman kenegaraan ini tidak hanya menjadi momen penghormatan, tetapi juga simbol ketahanan nasional di tengah konflik yang sedang berlangsung.
