Iran Eksekusi Mati Dua Pria Terkait Mossad, Tambah Daftar Hukuman Mati
Iran Eksekusi Mati Dua Pria Terkait Mossad

Iran Eksekusi Mati Dua Pria Terkait Mossad, Tambah Daftar Hukuman Mati

Otoritas Iran telah melaksanakan hukuman mati terhadap dua pria yang dinyatakan bersalah karena memiliki keterkaitan dengan badan intelijen Israel, Mossad. Eksekusi ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian hukuman mati sejak pecahnya perang dengan Israel dan Amerika Serikat.

Pelaksanaan Hukuman di Subuh Hari

"Hukuman mati Mohammad Masoom-shahi dan Hamed Validi dilaksanakan pada subuh hari ini," lapor situs web Mizan Online milik pihak kehakiman Iran, seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (20/4/2026). Situs tersebut menyebut kedua pria itu sebagai "anggota jaringan mata-mata yang terkait dengan Mossad", meskipun tidak disebutkan kapan mereka ditangkap.

Dakwaan dan Konteks Perang

Keduanya dinyatakan bersalah atas kejahatan berat "moharebeh", yang berarti berperang melawan Tuhan, serta "kolaborasi dengan kelompok-kelompok yang bermusuhan dan rezim Zionis", menurut Mizan. Iran telah melakukan beberapa eksekusi mati sejak dimulainya perang dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Gencatan senjata yang rapuh selama dua minggu telah berlaku sejak 8 April, namun eksekusi ini menunjukkan ketegangan yang masih berlanjut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rekor Eksekusi Mati Global

Iran dikenal sebagai negara dengan jumlah eksekusi mati terbanyak kedua di dunia setelah China, berdasarkan laporan kelompok-kelompok hak asasi manusia yang berbasis di luar negeri. Eksekusi terbaru ini memperkuat posisi tersebut dan menambah daftar panjang hukuman mati di negara itu.

Dengan konflik yang masih berlangsung, tindakan ini dapat memicu respons lebih lanjut dari pihak-pihak yang terlibat, memperumit upaya perdamaian di kawasan tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga