Iran Ancam Serang Perusahaan AS, Minta Evakuasi Pekerja di Tengah Konflik
Iran Ancam Serang Perusahaan AS, Minta Evakuasi Pekerja

Iran Ancam Serang Perusahaan AS, Minta Evakuasi Pekerja di Tengah Konflik

Korps Garda Revolusi Iran secara resmi mengeluarkan pengumuman yang mengancam akan melancarkan serangan terhadap sejumlah perusahaan milik Amerika Serikat (AS). Dalam pernyataan yang disampaikan melalui situs web resmi mereka, pihak Iran meminta para pekerja di perusahaan-perusahaan tersebut untuk segera dievakuasi dari lokasi yang berpotensi menjadi target.

Peringatan Resmi dan Daftar Target Potensial

"Karyawan perusahaan-perusahaan Amerika diminta untuk segera meninggalkan daerah-daerah ini. Daerah-daerah ini akan segera menjadi target Korps Garda Revolusi Islam," demikian pernyataan Garda Revolusi Iran yang dikutip dari AFP, Senin (16/3/2026). Pengumuman ini tidak secara spesifik menyebutkan nama-nama perusahaan yang menjadi sasaran, namun kantor berita Iran, Tasnim, menerbitkan daftar target potensial melalui platform Telegram.

Daftar tersebut mencakup kantor-kantor raksasa teknologi AS seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Nvidia yang berlokasi di negara-negara kawasan Teluk. Ancaman ini muncul dalam konteks perang di Iran yang telah memasuki pekan ketiga tanpa tanda-tanda akan segera berakhir.

Industri Terhubung AS Jadi Sasaran dalam Beberapa Jam

Menurut laporan CNN, Korps Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa industri yang terhubung dengan Amerika Serikat dapat menjadi sasaran serangan dalam beberapa jam mendatang. Pihak Iran juga memperingatkan warga sipil dan pekerja yang berada di dekat lokasi industri tersebut untuk segera meninggalkan daerah sekitarnya guna menghindari potensi bahaya.

Pernyataan resmi dari Korps Garda Revolusi Iran tidak menyebutkan negara atau fasilitas mana yang mungkin menjadi sasaran secara eksplisit, namun dengan jelas mengindikasikan bahwa lokasi yang terkait dengan kepentingan ekonomi AS berisiko tinggi untuk diserang. Peringatan ini semakin memperuncing ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sudah memanas akibat konflik berkepanjangan.

Konteks Konflik yang Berkepanjangan

Ancaman serangan terhadap perusahaan-perusahaan AS ini terjadi ketika perang di Iran terus berlanjut tanpa adanya tanda-tanda deeskalasi. Situasi ini telah memicu kekhawatiran internasional mengenai dampak yang lebih luas terhadap stabilitas regional dan keamanan ekonomi global.

Pihak berwenang di negara-negara yang disebutkan dalam daftar target potensial belum memberikan tanggapan resmi terhadap peringatan dari Iran tersebut. Namun, langkah evakuasi dan peningkatan kewaspadaan diperkirakan akan segera dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.