DK PBB Serukan Iran Hentikan Serangan ke Negara-negara Teluk
DK PBB Serukan Iran Hentikan Serangan ke Negara Teluk

DK PBB Serukan Iran Hentikan Serangan ke Negara-negara Teluk

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah mengesahkan resolusi yang secara tegas menyerukan Iran untuk segera menghentikan serangan-serangannya terhadap negara-negara di kawasan Teluk. Resolusi ini menegaskan bahwa tindakan Iran tersebut melanggar hukum internasional dan menimbulkan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Isi Resolusi dan Dukungan Negara Anggota

Resolusi DK PBB tersebut disahkan pada hari Rabu, 11 Maret 2026 waktu setempat, dengan hasil voting yang menunjukkan 13 negara menyatakan setuju dan dua negara memilih abstain. Dokumen ini secara eksplisit menuntut penghentian segera semua serangan oleh Republik Islam Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania.

Selain itu, resolusi juga mengecam setiap tindakan atau ancaman oleh Iran yang bertujuan untuk menutup, menghalangi, atau mengganggu navigasi internasional melalui Selat Hormuz, jalur laut vital untuk perdagangan global.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Konflik dan Eskalasi

Konflik ini berawal dari serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada tanggal 28 Februari 2026, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran dan memicu perang di Timur Tengah. Sebagai balasan, Teheran telah melancarkan serangan drone dan rudal di seluruh wilayah, termasuk menargetkan negara-negara tetangga yang menyatakan netralitas dan tidak terlibat dalam perang.

Iran juga diketahui menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz, dalam upaya untuk merugikan perekonomian global dan memperparah ketegangan di kawasan.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump

Pada hari yang sama dengan pengesahan resolusi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan bahwa perang melawan Iran akan segera berakhir. Ia meyakini bahwa Iran saat ini sudah terpojok dan di ambang kekalahan, sehingga akan sulit bangkit kembali setelah konflik usai.

Trump menyatakan bahwa pasukan AS dapat dengan mudah menargetkan seluruh tempat di Iran, yang akan membuat pemulihan negara tersebut hampir mustahil. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan aktif memantau perkembangan untuk memastikan Iran tidak dapat membangun kembali negaranya dalam waktu cepat.

"Kita dapat menyerang beberapa bagian Teheran dan tempat-tempat lain yang jika kita lakukan, akan hampir mustahil bagi mereka untuk membangun kembali negara mereka, dan kita tidak menginginkan itu," tandas Trump di Washington DC.

Dengan resolusi DK PBB ini, tekanan internasional terhadap Iran semakin meningkat, menekankan pentingnya de-eskalasi konflik untuk menjaga stabilitas regional dan global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga