Pegiat media sosial Ade Armando resmi mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah dilaporkan ke polisi oleh 40 organisasi masyarakat Islam terkait dugaan pemotongan ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara JK, Husain Abdullah, berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.
Tanggapan Jubir JK
Husain Abdullah menyebut pengunduran diri Ade Armando dari PSI merupakan urusan internal partai. Namun, ia mengakui bahwa ada kaitan dengan pelaporan yang melibatkan ormas Islam.
“Kalau soal pengunduran diri Ade Armando dari partainya, itu masuk ranah internal beliau. Yang konon karena tidak mau partainya disangkut pautkan,” ujar Husain saat dihubungi pada Rabu (6/5/2026).
Ia menambahkan bahwa saat ini Ade Armando berhadapan dengan ormas-ormas Islam yang melaporkannya. Husain meminta semua pihak menunggu perkembangan proses hukum.
“Adapun laporan soal video ceramah Pak JK, yang melibatkan Ade Armando dkk, dilakukan oleh 40 Ormas. Jadi saat ini yang berurusan adalah para pelapor dari ormas Islam dan kelompok lainnya dengan Ade Armando. Kita tunggu saja bagaimana proses hukumnya berjalan,” jelasnya.
Pelajaran bagi Semua
Meski demikian, Husain berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga, tidak hanya bagi Ade Armando, tetapi juga bagi siapa pun. Ia menekankan bahwa praktik-praktik yang dilakukan Ade Armando dan kawan-kawan seharusnya tidak terulang lagi.
“Karena itu ini pelajaran buat siapapun. Bukan hanya kepada Ade Armando. Bahwa praktik-praktik pembohongan publik seperti itu yang menyerupai praktik agitasi dan propaganda yang bertujuan menggiring opini sesat, untuk pembunuhan karakter terhadap seseorang, hendaknya dihentikan,” tegasnya.
Husain menyoroti bagaimana citra JK yang dikenal sebagai juru damai diframing secara negatif oleh Ade Armando. Menurutnya, dampak dari tindakan tersebut sangat merusak.
“Bayangkan bagaimana seseorang yang selama ini dijuluki Juru Damai seperti Pak JK, di-framing menistakan agama membuat kegaduhan. Padahal yang diperjuangkan Pak JK selama bertahun-tahun adalah menjaga toleransi, harmoni, dan perdamaian. Daya rusaknya keterlaluan. Dia seperti berusaha menghilangkan legacy dan investasi sosial yang bertahun-tahun dibangun oleh Pak JK,” ungkapnya.
Alasan Ade Armando Mundur dari PSI
Sebelumnya, Ade Armando mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kader PSI dalam konferensi pers bersama Ketua Harian PSI Ahmad Ali di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5). Ade menyatakan bahwa keputusan ini bukan karena konflik dengan partai, melainkan demi kebaikan bersama.
“Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama,” kata Ade.
Pengunduran diri Ade terjadi setelah serangan terhadap dirinya meluas, terutama terkait laporan dari 40 ormas Islam. Kasus ini bermula dari dugaan pemotongan ceramah JK yang dianggap menistakan agama, namun kemudian diklarifikasi bahwa video tersebut telah diedit.



