Indonesia Terapkan WFH 1 Hari Seminggu, Potensi Hemat APBN Rp 6,2 Triliun
WFH 1 Hari Seminggu di Indonesia, Hemat APBN Rp 6,2 Triliun

Indonesia Terapkan Kebijakan Kerja dari Rumah Satu Hari Seminggu

Di tengah ancaman krisis global yang dipicu oleh ketegangan perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, sejumlah negara mulai menerapkan kebijakan work from home atau WFH. Langkah ini dinilai mampu memberikan potensi penghematan yang signifikan, terutama dalam hal konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Indonesia Ikut Mengadopsi WFH

Indonesia termasuk salah satu negara yang akhirnya mengadopsi kebijakan kerja dari rumah ini. Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengumumkan penerapan WFH selama satu hari dalam sepekan bagi pekerja di sektor swasta dan aparatur sipil negara (ASN).

Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi mobilitas dan aktivitas transportasi, yang pada gilirannya akan menekan penggunaan BBM. Dalam konteks ancaman krisis energi global, langkah ini dianggap sebagai respons yang tepat untuk mengantisipasi dampak ekonomi yang lebih luas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Potensi Penghematan Mencapai Rp 6,2 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kebijakan WFH berpotensi menghemat Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 6,2 triliun. Penghematan ini terutama berasal dari kompensasi bahan bakar minyak yang tidak perlu dikeluarkan akibat berkurangnya perjalanan kerja.

Implementasi kebijakan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan peningkatan keseimbangan kerja-life para pekerja. Dengan demikian, WFH bisa menjadi solusi multifungsi di tengah tantangan global saat ini.

Kebijakan serupa telah diterapkan di berbagai negara sebagai bagian dari strategi mitigasi krisis. Indonesia, dengan langkah ini, menunjukkan komitmennya untuk beradaptasi dengan dinamika internasional sekaligus menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga