STIK Polri Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Kepolisian, Terbuka untuk Sipil
STIK Polri Resmi Jadi Universitas Kepolisian, Terbuka untuk Sipil

Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) resmi berganti status menjadi Universitas Kepolisian (Unipol). Perubahan ini dilakukan agar institusi pendidikan di bawah naungan Korps Bhayangkara tersebut tidak lagi eksklusif bagi anggota polisi, melainkan terbuka untuk masyarakat umum.

Transformasi STIK Menjadi Universitas Kepolisian

Ketua STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Eko Rudi Sudarto, menyatakan bahwa proses pembenahan internal terus berjalan di bawah bimbingan langsung dari Kalemdiklat Polri. Pihaknya memproyeksikan Universitas Kepolisian ini sebagai wadah baru yang inklusif, karena ilmu kepolisian pada dasarnya bersinggungan langsung dengan dinamika di masyarakat.

"Kami di bawah bimbingan Kalemdiklat Polri, STIK adalah bagian dari struktur di bawah Lemdiklat Polri, terus mencoba berbenah. Dan satu hal yang sekarang ingin kita kembangkan adalah Universitas Kepolisian," kata Eko Rudi di sela acara wisuda STIK, Rabu (17/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Eko menambahkan, keterbukaan lembaga ini sebenarnya sudah tercermin dalam program doktoral (S3) saat ini, di mana banyak lulusannya yang berasal dari kalangan warga sipil, mulai dari pengamat hingga sahabat Polri. Namun di sisi lain, Eko juga berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu memberikan kritik terhadap kualitas lulusan institusinya. Jika di lapangan masih ditemukan adanya lulusan yang melakukan pelanggaran hukum, maka lembaga pendidikan ikut menanggung beban moral tersebut.

"Kita tadi lihat S3, ada banyak sekali doktor-doktor yang bukan dari Polri. Baik pemerhati Polri, baik rekanan Polri, maupun sahabat Polri. Semua punya muara satu, ingin mencerdaskan masyarakat melalui Polri. Kalau di luar masih ada pelanggaran, lembaga pendidikan menjadi salah satu yang bertanggung jawab terhadap modal tadi," jelas Eko mengenai penanaman aspek etika, logika, dan rasa pada anak didiknya.

Dukungan Penuh dari Kapolri

Rencana besar ini pun mendapatkan dorongan penuh dari pimpinan tertinggi kepolisian. Kepala Lemdiklat Polri, Komjen Pol. Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, menegaskan bahwa transformasi menjadi Universitas Kepolisian ini sejalan dengan instruksi dan pesan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit agar institusi pendidikan Polri mampu bergerak dinamis.

Panca memastikan bahwa universitas baru ini nantinya dirancang agar tidak lagi bersifat eksklusif bagi anggota polisi aktif saja. Pihak kampus membuka pintu lebar-lebar bagi elemen masyarakat sipil yang tertarik untuk mendalami disiplin ilmu penegakan hukum dan manajemen keamanan.

"Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kita bahas untuk dapat mengakomodir tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan bisa belajar di lembaga ini," tegas Panca memungkasi penjelasannya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga