STIK Bahas Pengembangan Menjadi Universitas Kepolisian
STIK Bahas Pengembangan Menjadi Universitas Kepolisian

KOMPAS.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) masih membahas rencana penyiapan pengembangan institusi menjadi Universitas Kepolisian. Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, menyampaikan hal tersebut di sela-sela acara wisuda STIK pada Rabu (17/6/2026) di Gedung STIK-PTIK, Jakarta Selatan.

Adaptasi dan Pengembangan STIK

Panca menjelaskan bahwa STIK harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang dibahas. Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan, sehingga mereka dapat belajar di lembaga ini.

“STIK harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kami bahas, untuk dapat mengakomodasi tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan bisa belajar di lembaga ini,” kata Panca, dikutip dari ANTARA, Rabu (17/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Wacana Sebelumnya

Wacana perubahan status dari STIK menjadi Universitas Kepolisian sudah sempat diungkap ke publik pada April lalu. Rencana ini menunjukkan komitmen Polri dalam mengembangkan pendidikan kepolisian yang lebih luas dan inklusif, tidak hanya terbatas pada anggota Polri tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang berminat di bidang keamanan.

Dengan adanya universitas ini, diharapkan akan lahir sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang keamanan, baik dari kalangan Polri maupun masyarakat sipil. Proses pembahasan masih terus berlangsung untuk mewujudkan transformasi institusi pendidikan kepolisian ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga