Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa setiap siswa yang menerima subsidi sekolah swasta gratis harus menjaga perilaku selama menjalani pendidikan. Subsidi ini diberikan kepada siswa yang tidak tertampung di SMA, SMK, dan SLB negeri melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Konsekuensi Pelanggaran
Dedi menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mencabut subsidi pendidikan bagi siswa penerima bantuan apabila terbukti melanggar aturan sekolah, terlibat tawuran, atau melakukan tindakan kriminal. Hal ini disampaikan untuk memastikan bahwa dana bantuan digunakan secara bertanggung jawab.
Pernyataan Gubernur
"Para siswa, dia harus berkomitmen. Kan mendapat subsidi dari kita cukup besar. Tetapi dia juga harus menaati aturan kita yakni menjadi anak baik, tidak tawuran misalnya," ujar Dedi, dikutip dari Antara, Sabtu (20/6/2026).
Kebijakan ini diambil untuk menekan angka pelanggaran di kalangan pelajar dan memastikan bahwa subsidi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah provinsi berharap para siswa dapat menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat.



