Sekretaris Disdik Banten Tolak Titipan Calon Siswa SPMB, Dapat Cemberut
Sekretaris Disdik Banten Tolak Calon Siswa Titipan SPMB

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, Rachmat Tamam, mengungkapkan bahwa banyak permintaan titipan agar calon siswa bisa lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK. Namun, ia menegaskan tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.

Penolakan Titipan dan Respons Negatif

Rachmat menyatakan bahwa dirinya sering menerima pesan melalui WhatsApp dari orang-orang terdekat yang ingin anak atau saudaranya masuk ke SMA negeri impian. Ia mengaku kerap mendapat respons negatif, termasuk dicemberuti, karena menolak permintaan tersebut. "Ada banyak yang WA ke saya, ada. Cuma saya paling jawabnya begini, begini," kata Rachmat sambil memeragakan emoji mengatupkan tangan, Kamis (11/6/2026).

Ia menambahkan bahwa staf di Disdikbud pun ada yang anaknya ingin masuk sekolah negeri, namun tetap tidak bisa dibantu. "Saudara, bahkan staf di Disdikbud juga yang anaknya mau masuk (sekolah negeri), cemberut ke saya. Cuma ya bagaimana, kita tidak bisa ngapa-ngapain," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Arahan Gubernur dan Larangan Titip-Menitip

Rachmat menegaskan bahwa praktik titip-menitip siswa dilarang keras, sejalan dengan arahan tegas dari Gubernur Banten, Andra Soni. Pada pelaksanaan SPMB tahun lalu, tidak ditemukan adanya kasus titip-menitip. "Alhamdulillah ya, tidak ada titip-menitip. Apalagi sudah ada instruksi langsung dari Pak Gubernur. Jikapun ada yang memaksa ke saya, saya tinggal perlihatkan video arahan Pak Gubernur saja," tuturnya.

Imbauan Pengawasan dan Pelaporan

Lebih lanjut, Rachmat meminta masyarakat untuk ikut serta memantau dan mengawasi jalannya proses SPMB SMA/SMK tahun ini. Jika menemukan ada oknum yang menawarkan jasa atau mengaku bisa memasukkan calon siswa melalui jalur belakang, masyarakat diminta untuk segera melapor. "Laporkan! Laporkan ke kami. Nanti akan kami mitigasi dan klarifikasi terlebih dahulu untuk melihat apakah betul ada buktinya," ujarnya.

Dengan adanya penolakan tegas terhadap praktik titip-menitip ini, diharapkan SPMB di Banten dapat berjalan transparan dan adil bagi seluruh calon siswa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga