Pramono Anung Rotasi 11 Pejabat DKI, Termasuk Walkot Jaksel, untuk Peremajaan Organisasi
Pramono Rotasi 11 Pejabat DKI, Termasuk Walkot Jaksel

Pramono Anung Rotasi 11 Pejabat DKI, Termasuk Walkot Jaksel, untuk Peremajaan Organisasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan di balik rotasi 11 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ia menyebut langkah ini dilakukan untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja jajaran birokrasi.

"Alasan yang utama adalah untuk peremajaan, supaya kerjanya menjadi lebih baik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4/2026). Ia menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi sebagai bagian dari evaluasi dan penyegaran.

Keterbukaan dan Komunikasi Jadi Fokus Utama

Pramono juga menekankan pentingnya keterbukaan pejabat publik, khususnya kepada media. Ia ingin para pejabat di Pemprov DKI Jakarta lebih responsif dan mudah dihubungi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Yang utama supaya gampang dihubungi. Saya minta kepala dinas yang ini untuk terbuka bagi media," ujarnya. Ia menambahkan bahwa komunikasi menjadi salah satu aspek penting yang diperhatikan dalam penempatan pejabat. Kepala dinas harus siap berkoordinasi dan responsif terhadap berbagai kebutuhan, termasuk informasi publik.

Pelantikan Pejabat dengan Mekanisme yang Tepat

Sebelumnya, Pramono telah melantik 11 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Salah satu yang dilantik adalah Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Pelantikan digelar di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/4) di Balai Agung secara tertutup. Pramono menyebut pengisian jabatan ini telah melalui mekanisme yang sesuai ketentuan, termasuk rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta persetujuan DPRD DKI untuk jabatan tertentu.

"Penetapan ini menggunakan manajemen talenta yang menjadi kewenangan gubernur. Kami bertiga bersama wakil gubernur dan sekda berdiskusi menentukan nama-nama ini," kata Pramono.

Proses Bertahap untuk Hindari Kekosongan Jabatan

Ia menjelaskan, proses pengisian jabatan berlangsung sekitar dua hingga tiga minggu. Penempatan pejabat dilakukan secara bertahap guna menghindari kekosongan jabatan.

"Dengan pelantikan ini, tidak ada lagi PLT. Semua jabatan sudah terisi secara definitif," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Daftar 11 Pejabat yang Dilantik

  • Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan
  • Budi Awaluddin sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta
  • Marulina Dewi Mutiara sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta
  • Dudi Gardesi Asikin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta
  • Marulitua sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta
  • Tona Hutauruk sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta
  • Purwanti Suryandari sebagai Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta
  • Asep Kuswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bidang tata ruang
  • Ali Murtadho sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat
  • Firmanuddin sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan
  • Imron sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat