Polda Metro Jaya mencanangkan gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan di internal kepolisian. Dalam rangka itu, Polda Metro menyiapkan 821 bak sampah terpilah yang ditempatkan di lingkungan Mako Polda, Polres, hingga Polsek.
Rincian Penyediaan Bak Sampah
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono mengungkapkan rincian penyediaan bak sampah tersebut. "Sebanyak 465 unit bak sampah terpilah disiapkan di lingkungan Polda Metro Jaya, 123 unit di polres jajaran, dan 233 unit di polsek jajaran," ujarnya usai apel pencanangan gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri di Polda Metro Jaya, Sabtu (23/5/2026).
Bak sampah tersebut dibagi berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, nonorganik, dan B3. Penyediaan fasilitas ini diharapkan dapat mendorong personel untuk membiasakan diri memilah sampah secara konsisten dan berkelanjutan.
Pentingnya Pengelolaan Sampah
Dekananto menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. "Persoalan sampah ini terlihat sederhana, tetapi kalau tidak kita kelola dengan baik, benar, konsisten, dan berkelanjutan, maka ini akan menjadi masalah besar," ucapnya.
Apel pencanangan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya, Komjen Asep Edi Suheri, terkait gerakan pilah sampah di lingkungan Polda Metro Jaya. Program tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah perkotaan serta upaya membangun kesadaran bersama untuk memilah sampah sejak dari lingkungan kerja.
Pelaksanaan Gerakan Secara Menyeluruh
Gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek jajaran. Dekananto menegaskan bahwa pencanangan tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah awal untuk membangun kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Hari ini Bapak Kapolda dan seluruh jajaran, termasuk Polres dan Polsek, juga melakukan pencanangan pilah sampah sebagai bagian dari budaya bersih dan asri di lingkungan Polda Metro Jaya," ujarnya.
Keterlibatan Personel dan Masyarakat
Dalam gerakan ini, sebanyak 6.379 personel dilibatkan, terdiri atas 1.000 personel dari 29 satuan kerja di Polda Metro Jaya, 2.440 personel dari 13 Polres jajaran, serta 2.939 personel dari 102 Polsek jajaran. Personel langsung bergerak melakukan kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan di area Polda Metro Jaya usai apel.
Tidak hanya melibatkan personel kepolisian, Polda Metro juga mengundang perwakilan organisasi masyarakat dari wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Polda Metro Jaya bersama masyarakat mari kita bahu-membahu dan bersinergi dalam persoalan sampah ini," ucap Dekananto.
Komitmen Polri yang Humanis
Dekananto mengatakan gerakan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro untuk hadir secara humanis di tengah masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
"Polri ingin terus hadir dengan wajah yang humanis, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan. Semangat Jaga Jakarta harus dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan," ujarnya.



