20 Penarik Becak Cirebon Terima Kompensasi Rp1,4 Juta dari Gubernur Jabar
Penarik Becak Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 Juta

Penarik Becak di Cirebon Terima Kompensasi Rp1,4 Juta dari Gubernur Jabar

Sebanyak 20 penarik becak di Pasar Minggu, Kabupaten Cirebon, menerima kompensasi dari Gubernur Jawa Barat untuk libur bekerja selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H. Taslim, salah satu pengemudi becak, mengaku senang dengan adanya uang kompensasi senilai Rp1,4 juta yang diterimanya hari ini.

Kebijakan Libur Kerja Selama 14 Hari

Taslim menyatakan siap mematuhi kebijakan 'cuti' bekerja sementara waktu selama H-7 dan H+7 Idulfitri atau selama 14 hari tidak menarik penumpang di kawasan Pasar Baru, Kabupaten Cirebon. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka menerima kompensasi semacam ini.

"Kami ada 20 orang yang menerima kompensasi dari Pak Gubernur. Baru tahun ini dapat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Manfaat Kompensasi untuk Kebutuhan Keluarga

Taslim menjelaskan bahwa uang kompensasi akan digunakan untuk membayar zakat fitrah dan membeli baju anak. Ia juga menambahkan bahwa kompensasi dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat lebih besar dibandingkan dengan pendapatannya ketika beroperasi.

"Terima kasih, kami akan mematuhi karena sudah menerima kompensasinya. Uang kompensasi untuk bayar zakat fitrah dan membeli baju anak," katanya.

Ia biasa mendapatkan penghasilan rata-rata Rp50 ribu per hari dari mengayuh becak. Jika sedang sepi, bisa saja sama sekali tidak mendapatkan penumpang.

Program Kompensasi untuk 5.000 Pengemudi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi kepada pengemudi angkot, delman, hingga becak sebesar Rp1,4 juta agar mereka tidak beroperasi selama arus mudik dan balik Idulfitri. Tujuannya untuk mengurangi kepadatan jalur mudik di wilayah Jawa Barat.

"Sebanyak 5.000 pengemudi angkot, becak, dan delman mendapatkan kompensasi sebesar Rp1,4 juta per orang," tuturnya.

Apresiasi dari Menteri Perhubungan

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat yang menginisiasi pemberian kompensasi kepada angkutan tradisional untuk memperlancar arus mudik di Jawa Barat.

"Selain memperlancar arus, juga membantu pengemudi becak untuk menghadapi Idulfitri. Saya mengimbau kepada wilayah lain untuk bisa mengikuti cara Gubernur Jabar ini," tambahnya.

Dudy juga mengimbau agar warga pencari koin di wilayah jalur Pantura Kali Sewo untuk tidak beroperasi. Selain membahayakan diri, hal ini juga dapat mengancam keselamatan pengendara. Ia memastikan jalur pantura Jabar mulus dan aman untuk dilalui.