Dinsos Jateng Salurkan Bantuan Rp110 Juta untuk Korban Banjir Semarang
Dinsos Jateng Salurkan Bantuan Rp110 Juta untuk Korban Banjir

Dinsos Jateng Salurkan Bantuan Rp110 Juta untuk Korban Banjir di Semarang

Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga dan pengemudi truk yang terdampak banjir di Kota Semarang. Bantuan tersebut berupa makanan siap saji dan dua ton beras dengan total nilai mencapai Rp110 juta, yang telah didistribusikan ke dua kecamatan terdampak, yaitu Pedurungan dan Gayamsari.

"Kami telah menyalurkan bantuan makanan siap saji dan dua ton beras untuk dua kecamatan di Kota Semarang senilai Rp110 juta. Untuk para pengemudi yang terjebak, kami juga sudah mendistribusikan bantuan sejak Kamis malam hingga hari ini," ujar perwakilan Dinsos Jateng dalam keterangan tertulis pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Dukungan untuk Pengemudi Truk dan Persiapan Dapur Umum

Menurut Imam, jumlah bantuan bagi para pengemudi truk mencapai 250 hingga 300 paket yang berisi makanan dan minuman siap saji. Dinsos Jateng juga berencana mendirikan dapur umum di kantor dinas untuk mendukung penyaluran bantuan lebih lanjut. Sementara itu, dapur umum bagi warga terdampak telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Bantuan pada ruas Jalan Kaligawe, Kota Semarang, telah disalurkan oleh Dinsos Jateng dengan dukungan personel Satpol PP Jawa Tengah. Mereka membantu para sopir truk, kontainer, dan pengguna jalan yang terjebak banjir di lokasi tersebut.

Pengalaman Langsung dari Pengemudi Terdampak

Sopir truk asal Ungaran, Vito, mengaku sudah dua hari terjebak di ruas jalan tersebut. Ia mengangkut kayu dari Kabupaten Semarang dan berencana membongkar muatan di Genuk. "Sudah dua hari di sini, uang makan sudah habis. Kebetulan dapat bantuan makanan dari Pak Gubernur, dapat makan dan minum. Alhamdulillah enak, barusan saya makan," tutur Vito.

Sopir truk asal Pemalang, Puryoto Brewok, juga mengungkapkan hal serupa. Ia membawa muatan gabah menuju Pati dan sudah menginap di jalan sejak Kamis malam hingga Jumat siang. Puryoto berharap genangan air segera surut agar bisa melanjutkan perjalanan. "Truknya tidak mogok, tapi saya tidak berani lewat. Kalau dipaksakan bisa-bisa malah mogok. Untuk makan kemarin bisa beli, tapi tadi dikasih bantuan dari Dinsos Jateng," pungkasnya.

Kesiapan untuk Wilayah Lain dan Instruksi Pimpinan

Terkait banjir di wilayah lain seperti Demak dan Grobogan, Imam menegaskan pihaknya akan terus memantau kondisi dan siap mengirimkan tambahan logistik bila diperlukan. Hal ini merupakan bagian dari instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

"Kalau kabupaten/kota masih kekurangan, kami siap menyalurkan bantuan tambahan. Warga terdampak bisa segera melapor ke dinas setempat," ungkap Imam. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam menangani dampak banjir secara menyeluruh di Jawa Tengah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga