Dasco Akan Koordinasi dengan Setneg soal Nasib Karyawan Hotel Sultan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terkait nasib karyawan Hotel Sultan pasca eksekusi aset oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Eksekusi dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2026, dan menyerahkan lahan serta 15 bangunan hotel kepada pemerintah.
“Saya berharap dan akan melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Sekretariat Negara,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Ia berharap pengelolaan Hotel Sultan oleh Kemensetneg tetap memberikan ruang bagi para pekerja yang selama ini menggantungkan hidupnya dari operasional hotel tersebut.
“Tadi kalau ditanya bagaimana nasib karyawan Hotel Sultan, tentunya kami berharap pengelolaan yang nantinya dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara tetap memberikan tempat kepada karyawan yang selama ini sudah bekerja di sana,” tuturnya.
Sebelumnya, PN Jakarta Pusat secara resmi menyerahkan lahan dan 15 bangunan Hotel Sultan kepada pemerintah setelah proses eksekusi selesai. Penyerahan diwakili oleh panitera PN Jakarta Pusat, Ahyar Parmika, dengan membacakan Berita Acara Nomor 1 Perdata Eksekusi/2006/PN Jakarta Pusat dalam perkara Nomor 208/Pdt.G/2025/PN Jakarta Pusat. Dalam berita acara tersebut, PN Jakpus berhasil menguasai dua bidang tanah eks Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 26/Gelora seluas 53.709 meter persegi dan eks HGB Nomor 27/Gelora seluas 83.666 meter persegi.
“Bangunan-bangunan yang berada di atas eks HGB Nomor 26/Gelora dan eks HGB Nomor 27/Gelora sejumlah 15 bangunan meliputi: Main Tower, Garden Tower, Lagoon Tower, Apartemen Tower 1, Apartemen Tower 2, Golden Ballroom, Kudus Hall, Nippon Resto, Homestay, Lagoon Garden, Qi Lounge, Lapangan Tenis, Libra Garden, Fitness Center, dan Coffee Shop,” kata Ahyar saat membacakan berita acara eksekusi di lokasi.
Dengan demikian, nasib karyawan Hotel Sultan menjadi perhatian utama DPR. Dasco berkomitmen untuk memastikan hak-hak pekerja tetap terpenuhi di bawah pengelolaan baru.



