Penyaluran Bansos Triwulan Pertama 2026 Capai 85 Persen Jelang Ramadhan
Bansos Triwulan Pertama 2026 Capai 85 Persen Jelang Ramadhan (26.02.2026)

Penyaluran Bansos Triwulan Pertama 2026 Capai 85 Persen Jelang Ramadhan

Pemerintah terus mengebut penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk triwulan pertama tahun 2026, terutama dalam rangka menyambut dan selama bulan Ramadhan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako telah melampaui 85 persen dari total anggaran yang telah disiapkan.

Progres Penyaluran yang Signifikan

Dalam keterangan resminya pada Senin, 23 Februari 2025, Gus Ipul memaparkan detail progres penyaluran bansos tersebut. Ia menyatakan bahwa untuk penyaluran PKH pada triwulan pertama, yang mencakup bulan Januari, Februari, dan Maret, telah mencapai 8.940.958 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Penyaluran PKH sampai saat ini, untuk triwulan pertama, telah tersalurkan lebih dari Rp 6 triliun atau setara dengan 89,4 persen dari total anggaran," tutur Gus Ipul. Angka ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.

Fokus pada Bantuan Sembako

Selain PKH, bantuan sembako juga menjadi perhatian utama dalam program bansos ini. Pemerintah berupaya memastikan bahwa bantuan ini dapat menjangkau penerima dengan tepat waktu, sehingga dapat meringankan beban ekonomi keluarga selama bulan Ramadhan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas sosial di masyarakat.

Dengan realisasi yang telah mencapai lebih dari 85 persen, pemerintah optimistis dapat menyelesaikan penyaluran bansos triwulan pertama sebelum memasuki puncak Ramadhan. Hal ini sekaligus menjadi bukti dari efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran bantuan sosial.