Enam Anak WNI di Malaysia Tak Sekolah, Pemerintah Negeri Jiran Turun Tangan
Anak WNI di Malaysia Tak Sekolah, Malaysia Turun Tangan

Nasib enam anak warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang selama ini tidak bersekolah akibat persoalan dokumen identitas mulai menemui titik terang. Sejumlah lembaga dan instansi pemerintah Malaysia kini turun tangan membantu keluarga Derce Jush (37), asal Flores tersebut.

Penyelesaian Dokumen Jadi Kunci

Penyelesaian dokumen yang sedang diupayakan tidak hanya membuka peluang bagi mereka untuk memperoleh akses pendidikan, melainkan juga memperjelas status kependudukan keluarga itu di Malaysia. Dengan dokumen yang lengkap, anak-anak tersebut dapat mendaftar ke sekolah dan mendapatkan hak pendidikan yang layak.

Dukungan dari Lembaga Zakat Selangor

Lembaga Zakat Selangor (Zakat Selangor) menyatakan kesiapan untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga tersebut setelah persoalan dokumentasi diselesaikan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan memastikan anak-anak dapat bersekolah tanpa hambatan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sebelumnya, enam anak WNI tersebut hidup dalam kondisi sulit dan tidak mengenyam pendidikan formal karena ketiadaan dokumen identitas. Pemerintah Malaysia melalui berbagai instansi berkomitmen untuk membantu menyelesaikan masalah ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan anak-anak di wilayahnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga