KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim menampilkan Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk menggenjot penarikan pajak dari rakyat. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut ternyata merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Narasi yang beredar tersebut adalah hoaks dan perlu diluruskan.
Penyebaran Video Hoaks
Video yang mengeklaim Puan meminta pemerintah menggenjot penarikan pajak dari rakyat dibagikan oleh sejumlah akun Facebook. Akun-akun tersebut menyebarkan narasi bahwa Puan menyatakan langkah itu perlu dilakukan untuk menekan utang Indonesia ke pihak asing.
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi mendalam terhadap video tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa video itu telah dimanipulasi menggunakan teknologi AI. Manipulasi ini membuat seolah-olah Puan menyampaikan pernyataan yang tidak pernah ia ucapkan.
Klarifikasi dan Imbauan
Pihak DPR RI maupun Puan Maharani sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait beredarnya video hoaks ini. Namun, Tim Cek Fakta Kompas.com mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di media sosial, terutama yang bersifat kontroversial atau provokatif.
Masyarakat diharapkan selalu melakukan pengecekan fakta sebelum menyebarkan informasi. Jangan mudah percaya dengan video atau berita yang belum jelas kebenarannya, apalagi jika menggunakan teknologi AI yang semakin canggih.
Baca berita tanpa iklan dengan bergabung menjadi anggota Kompas.com+ untuk mendapatkan informasi yang lebih terpercaya dan mendalam.



