KOMPAS.com - Sebuah video yang diklaim memperlihatkan demonstrasi menuntut mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diadili viral di media sosial. Video tersebut disebut-sebut diambil pada Selasa, 10 Juni 2026. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut mengandung informasi yang keliru dan perlu diluruskan.
Narasi yang Beredar
Video yang diklaim sebagai aksi demonstrasi menuntut Jokowi diadili dibagikan oleh beberapa akun Facebook pada Selasa, 10 Juni 2026. Narasi yang disertakan dalam unggahan tersebut antara lain:
- “Aksi demo tuntut Jokowi diadili, hari ini 10 Juni 2026.”
- “Rakyat turun ke jalan menuntut keadilan untuk Jokowi.”
Video tersebut memperlihatkan kerumunan massa yang membawa spanduk dan meneriakkan yel-yel. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, video tersebut bukanlah dokumentasi peristiwa yang terjadi pada tanggal yang disebutkan.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi dengan menelusuri sumber asli video. Hasilnya, video tersebut merupakan rekaman demonstrasi yang terjadi pada tahun 2023, bukan tahun 2026. Demonstrasi tersebut terkait isu lain dan tidak ada kaitannya dengan tuntutan mengadili Jokowi.
Selain itu, tidak ditemukan bukti adanya demonstrasi besar-besaran pada 10 Juni 2026 yang menuntut Jokowi diadili. Informasi yang beredar tidak memiliki dasar fakta yang kuat dan hanya bertujuan untuk menyesatkan publik.
Kesimpulan
Video demonstrasi yang diklaim menuntut mantan Presiden Jokowi diadili pada 10 Juni 2026 adalah hoaks. Video tersebut diambil dari peristiwa lama yang tidak terkait. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai berita yang beredar.



