Video Bantuan Pensiun Askolani Ternyata Hasil Manipulasi AI
Video Bantuan Pensiun Askolani Manipulasi AI

Video Hoaks Beredar di Facebook

Sebuah video yang menampilkan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengumumkan pendaftaran dana bantuan pensiun beredar di media sosial Facebook. Dana bantuan itu diklaim ditujukan kepada masyarakat Indonesia yang sudah mengabdi kepada Tanah Air.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook pada Senin (29/6/2026) dan dengan cepat menyebar luas. Dalam unggahan tersebut, narasi yang disertakan menyebutkan bahwa pemerintah memberikan bantuan pensiun bagi warga yang telah mengabdi, dan pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang disediakan.

Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta

Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, ditemukan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Tim menemukan sejumlah kejanggalan pada video, seperti gerakan bibir yang tidak sinkron dengan suara, serta kualitas gambar yang tidak wajar pada beberapa bagian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Video ini adalah deepfake yang memanfaatkan AI untuk meniru penampilan dan suara Pak Askolani,” ujar salah satu anggota Tim Cek Fakta Kompas.com. “Tujuannya jelas untuk menyesatkan masyarakat dan mengarahkan mereka ke tautan penipuan.”

Imbauan untuk Masyarakat

Kemenkeu sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait program bantuan pensiun tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, terutama yang menawarkan bantuan dana dengan iming-iming mudah.

Tim Cek Fakta Kompas.com mengingatkan agar warga selalu memverifikasi kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah. Jika menemukan konten serupa, sebaiknya laporkan ke platform media sosial agar tidak semakin menyebar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga