Tautan Alat Bantu Disabilitas Pemerintah Hoaks, Modus Pencurian Data
Tautan Alat Bantu Disabilitas Pemerintah Hoaks

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan alat bantu disabilitas yang diberikan pemerintah. Alat bantu tersebut meliputi kursi roda, tongkat tunanetra, alat bantu dengar, dan alat baca braille. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut adalah hoaks dan merupakan modus pencurian data pribadi.

Penyebaran Tautan Hoaks

Tautan yang diklaim untuk mendapatkan alat bantu disabilitas dari pemerintah dibagikan oleh akun Facebook pada Minggu (28/6/2026). Narasi yang beredar mengajak masyarakat untuk mengklik tautan tersebut guna memperoleh alat bantu secara gratis. Namun, setelah dilakukan verifikasi, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi pemerintah, melainkan ke halaman yang mencurigakan.

Modus Pencurian Data Pribadi

Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa tautan tersebut dirancang untuk mencuri data pribadi pengguna, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan informasi sensitif lainnya. Modus ini sering digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk memanfaatkan kebutuhan masyarakat akan bantuan sosial. Pemerintah tidak pernah menyediakan tautan semacam itu melalui media sosial tanpa prosedur resmi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap tautan yang beredar di media sosial, terutama yang menawarkan bantuan atau barang gratis. Pastikan untuk memverifikasi informasi melalui sumber resmi, seperti situs web kementerian terkait atau menghubungi langsung instansi pemerintah. Jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga