Seorang pria diamankan warga karena diduga hendak mencuri uang dari kotak amal di sebuah masjid di Tanah Sareal, Kota Bogor. Pelaku ternyata merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah rekaman videonya tersebar luas.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sore di salah satu masjid di Kecamatan Tanah Sareal. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan kaos merah sedang mengamati uang di dalam kotak amal berbahan kaca. Pria itu sempat ditegur oleh warga sekitar, namun ia tidak merespons dan justru pergi meninggalkan lokasi.
Tak lama kemudian, pria tersebut berhasil diamankan oleh warga dan nyaris menjadi sasaran amukan massa. Beruntung, aksi main hakim sendiri dapat dicegah, dan pelaku langsung dimasukkan ke dalam mobil patroli polisi untuk dibawa ke Polsek Tanah Sareal.
Pelaku Ternyata ODGJ
Panit Reskrim Polsek Tanah Sareal, Iptu Roy, membenarkan insiden tersebut. Ia mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa. "Betul, namun (pelaku) diduga ODGJ. Oleh karenanya pihak masjid dan keluarga terduga telah menempuh kesepakatan damai," ujar Roy saat dikonfirmasi pada Minggu (7/6/2026).
Setelah keluarga pelaku datang dan menunjukkan surat keterangan sakit dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ), pihak RT, RW, dan warga setempat sepakat untuk berdamai. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani bersama.
Kronologi Damai
- Pria ODGJ diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Tanah Sareal.
- Keluarga pelaku datang dan memberikan surat keterangan sakit dari RSJ.
- Pertemuan antara keluarga, tokoh masyarakat, dan pihak masjid menghasilkan kesepakatan damai.
- Surat pernyataan damai dibuat dan ditandatangani sebagai bukti penyelesaian.
Iptu Roy menambahkan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan ini dianggap yang terbaik mengingat kondisi pelaku yang tidak stabil secara mental. "Pihak keluarga terduga menemui pihak RW, RT dan warga setempat. Lalu terjadilah kesepakatan untuk berdamai dengan membuat surat pernyataan, dengan dilengkapi surat keterangan sakit dari RSJ oleh pihak keluarga terduga," imbuhnya.
Video viral yang beredar di media sosial menunjukkan momen ketika pria tersebut dipergoki dan kemudian diamankan. Warga yang sempat emosi berhasil diredam, dan pelaku dievakuasi tanpa terjadi kekerasan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemahaman terhadap kondisi kesehatan mental di masyarakat.



