ITB Buka Suara soal Dugaan Pemalsuan Penelitian Alumni
ITB Buka Suara Dugaan Pemalsuan Penelitian Alumni

Institut Teknologi Bandung (ITB) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pemalsuan penelitian yang dilakukan oleh salah satu alumnusnya, Prihantini, dalam konferensi ilmiah internasional ISPPD 2026. ITB memastikan bahwa Prihantini adalah lulusan Program Magister Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) angkatan 2020 yang berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2022.

Klarifikasi Dekan FMIPA ITB

Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, S.Si., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa materi yang dipresentasikan oleh Prihantini dalam konferensi internasional tersebut tidak ada kaitannya dengan tesis atau aktivitas akademik yang pernah dilakukan di ITB. Hal ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

Judul Tesis Prihantini saat S2 di ITB

Selama menempuh pendidikan S2 di ITB, Prihantini mengerjakan tesis dengan judul “Kajian Analitik Gelombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring”. Penelitian tersebut fokus pada analisis gelombang air yang disebabkan oleh longsoran di daerah pantai miring, yang berbeda dengan topik yang dipresentasikan di ISPPD 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

ITB berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan jika ditemukan pelanggaran etika penelitian. Kasus pemalsuan penelitian ini juga telah mendapat tanggapan dari dosen YARSI dan ITB, yang menekankan pentingnya kejujuran dalam dunia akademik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga