KOMPAS.com - Sebuah video yang tersebar luas di media sosial mengklaim bahwa Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengumumkan program dana bantuan dari pemerintah untuk para pekerja yang telah pensiun. Menurut narasi dalam unggahan tersebut, dana bantuan yang diberikan mencapai Rp 130 juta.
Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut ternyata merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Narasi yang beredar di masyarakat ini tidak memiliki dasar kebenaran.
Penyebaran Video Hoaks
Video yang mengeklaim Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan dana bantuan untuk pekerja yang telah pensiun dibagikan oleh beberapa akun Facebook. Akun-akun tersebut menyebarkan konten yang menyesatkan dengan tujuan tertentu.
Modus Operandi
Pembuat konten menggunakan teknologi AI untuk memanipulasi video asli menjadi seolah-olah Menteri Pertahanan sedang menyampaikan pengumuman palsu. Hal ini merupakan bentuk penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk selalu bersikap kritis terhadap informasi yang beredar, terutama yang berasal dari sumber tidak resmi. Verifikasi fakta perlu dilakukan sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi.
Cara Mengecek Kebenaran
- Periksa sumber informasi asli dari kanal resmi pemerintah atau Kementerian Pertahanan.
- Gunakan alat pengecekan fakta atau hubungi pihak berwenang.
- Jangan mudah terpengaruh oleh judul atau narasi yang provokatif.
Dengan demikian, video yang mengklaim Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan dana pensiun Rp 130 juta adalah hoaks. Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi dan selalu waspada terhadap berita palsu.



