KOMPAS.com - Sebuah narasi satire bernada rasialisme yang mencatut Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, muncul di media sosial. Dalam narasi tersebut, Pigai diklaim telah menyebut bahwa putusnya kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang menyebabkan pemadaman listrik di Sumatera merupakan pelanggaran HAM.
Fakta di Balik Narasi
Setelah diperiksa oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar atau merupakan hoaks. Narasi yang beredar ini disebarkan oleh beberapa akun Facebook dan Instagram, seperti yang terlihat pada unggahan ini, ini, dan ini.
Dalam unggahan tersebut, Pigai digambarkan secara satire dengan pernyataan yang tidak pernah ia sampaikan. Hal ini jelas merupakan upaya untuk menyebarkan informasi palsu yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Klarifikasi dari Tim Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com memastikan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari Natalius Pigai yang mengaitkan putusnya kabel SUTET dengan pelanggaran HAM. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Hoaks semacam ini dapat merugikan pihak yang dicatut serta mengganggu ketertiban informasi publik. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk selalu melakukan pengecekan fakta sebelum menyebarkan informasi.



