Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Gunakan Nama Samaran John Lennon saat Transaksi Suap
Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama John Lennon saat Suap

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap bahwa mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto menggunakan nama samaran "John Lennon 07" saat bertransaksi suap dari perusahaan tambang. Nama samaran lain yang digunakan termasuk Hery HMI, Tolkeyem, Komandante, Edy Adhimas, Hery HMI Cirebon, Septian Hery HMI, Ponakan Supir 2021, dan Tolkeyem MM.

Dakwaan Suap Rp4,85 Miliar

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/6/2026), JPU mendakwa Hery menerima suap total Rp4,85 miliar. Suap tersebut bertujuan agar Hery mengatur Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman RI yang menyatakan penetapan nilai kewajiban pembayaran PNBP PKH atas nama PT Thosida Indonesia dan PT Dinamika Sejahtera Mandiri sebagai perbuatan malaadministrasi. Juga agar LHP menyatakan penolakan permohonan peningkatan IUP Eksplorasi menjadi IUP Operasi Produksi atas nama PT Mitra Kumala Energi dan PT Gold Telen River sebagai perbuatan malaadministrasi.

Rincian Penerimaan Suap

Suap diterima Hery dari beberapa pihak: Laode Sinarwan Oda (Direktur PT Thosida Indonesia) sebesar Rp675 juta melalui Lukman Malanuang dan Edi Sukandi; Tjia Peng Tjoan alias Peng (Direktur PT Dinamika Sejahtera Mandiri) sebesar Rp200 juta melalui Lukman Malanuang; Agung Winarno berupa rumah di Pulo Gebang Permai, Jakarta senilai Rp2,2 miliar, uang Rp1,2 miliar melalui Edi Sukandi, dan Rp525 juta; serta Muhammad Rozai (wakil PT Mitra Kumala Energi) sebesar Rp50 juta melalui Agung Winarno.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pasal yang Didakwakan

Hery didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) juncto Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, atau Pasal 606 ayat (2) KUHP Nasional jo. Pasal 2 ayat (8) lampiran 1 angka 28 jo. Pasal VII angka 49 UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga