Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo terlihat lebih langsing saat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (30/6/2026). Dito mengaku berat badannya turun hingga 40 kilogram setelah tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Diet Ketat 800-1000 Kalori Per Hari
“Saya balik ke pola zaman saya disiplin. Makan saya batasin maksimal 800-1.000 kalori per hari,” kata Dito di Gedung KPK, Jakarta Selatan.
Dito mengatakan dirinya konsisten menjalani diet sejak tidak menjabat Menpora pada September 2025. Selain membatasi asupan kalori, ia juga berolahraga setiap hari dan mengurangi camilan secara drastis.
“Olahraga tiap hari. Cemilan sangat minim. Kuncinya asupan gizi dan nahan lapar. Saya kan naik berat badan 2020-2023 hampir 50 kilogram. Naik 50 kilo, turun 40 kilo. Masih ada 10 kilo lagi,” ujar Dito.
Pemeriksaan di KPK: Dua Tersangka Swasta Kasus Haji
Kembali soal pemeriksaannya, Dito mengaku ditanya soal dua tersangka dari pihak swasta di kasus ini. Dia mengaku telah memberikan informasi yang ditanyakan penyidik KPK.
“Tadi ini pemeriksaan buat sprindik yang baru. Kan kemarin saya pertama ke sini untuk sprindik yang tersangka pertama Gus Yaqut sama Gus Alex. Ini yang kedua swasta. Ya keterangan tambah-tambah informasi,” kata Dito.
Dito turun dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 14.08 WIB. Dia sebelumnya tiba di KPK dan mulai diperiksa penyidik pada pukul 10.00 WIB.
Materi Pemeriksaan: Kuota Haji Tambahan
Dito mengatakan materi pemeriksaannya hari ini tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan pada 23 Januari lalu. Dia masih dicecar mengenai alur pemberian kuota haji tambahan dari pemerintah Arab Saudi ke Indonesia.
“Lebih karena waktu itu kan saya ada dalam lokasi di Arab Saudi pas pertemuan dengan MBS. Kan kebetulan mertua juga terkait dengan asosiasi. Jadi lebih digali ke situ,” ujar Dito.
Empat Tersangka Kasus Haji
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 4 orang tersangka. Berikut identitasnya:
- Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas (YCQ)
- Eks Stafsus Yaqut, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex (IAA)
- Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham (ISM)
- Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba (ASR)



