Komitmen Allianz Kelola Sampah Organik Jadi Produk Bernilai Lewat Eco Enzyme
Komitmen Allianz Kelola Sampah Organik Jadi Produk Bernilai

Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam pengelolaan sampah melalui program Eco Enzyme. Program yang telah berjalan sejak 2022 ini terus dikembangkan untuk membangun kebiasaan dan pengetahuan dalam mengelola sampah organik secara berkelanjutan.

Fokus pada Produk Bernilai Ekonomi

Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti menjelaskan, program ini berawal dari pelatihan mengolah kulit buah dan potongan sayur menjadi cairan Eco Enzyme. Pada tahun 2026, fokus diarahkan pada pendampingan pembuatan produk yang lebih layak guna dan memiliki potensi ekonomi, sehingga mendorong ekonomi kreatif berbasis komunitas sekolah.

Sebagai bagian dari tahapan tersebut, Allianz Indonesia menyelenggarakan kegiatan upscaling Eco Enzyme di SDN Rawamangun 02 pada 13 Mei 2026 dan SDN Pondok Kopi 02 pada 19 Mei 2026. Melalui kegiatan ini, Eco Enzyme tidak hanya diperkenalkan sebagai hasil fermentasi, tetapi juga sebagai pendekatan yang mengajarkan bahwa sisa bahan rumah tangga dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pembentukan Kelompok Kerja

Sebelum memasuki fase upscaling, kelompok kerja (Pokja) yang terdiri dari guru, murid, dan orang tua murid mengumpulkan sisa kulit buah serta potongan sayur untuk difermentasi dalam wadah tertutup selama tiga bulan. Setelah fermentasi selesai, cairan Eco Enzyme dipanen dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti cairan pembersih lantai, pencuci piring, penghilang bau, pengusir serangga, hingga pupuk tanaman.

Dalam program upscaling, ampas Eco Enzyme diolah menjadi dua produk sederhana namun bernilai guna, yaitu bantal terapi dan pengharum ruangan. Bantal terapi dibuat dari ampas fermentasi kulit buah dan sayuran sebagai alternatif kompres alami yang membantu meredakan nyeri dan memberikan efek relaksasi aromaterapi. Pengharum ruangan dibuat dari ampas yang dikeringkan dan dikemas dalam kantong kain berpori.

Melalui pendekatan ini, Allianz Indonesia ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah organik tidak harus rumit. Dengan edukasi yang tepat dan praktik sederhana, sampah dapat diolah kembali menjadi produk berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Keterlibatan Ekosistem Sekolah

Kegiatan di dua sekolah ini melibatkan ekosistem sekolah secara menyeluruh, mulai dari guru, komite sekolah, wali murid, hingga para murid. Keterlibatan lintas unsur ini penting karena perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah membutuhkan peran bersama. Saat anak belajar memilah dan mengolah sampah sejak dini, sekolah menjadi ruang pembiasaan, sementara keluarga membantu memastikan praktik tersebut berlanjut di rumah.

Upaya ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber. Pembelajaran di sekolah diharapkan menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Allianz Indonesia percaya bahwa pengelolaan sampah membutuhkan konsistensi, kolaborasi, dan pembiasaan yang dimulai dari lingkungan terdekat. Melalui program Eco Enzyme, mereka ingin mendorong masyarakat, termasuk komunitas sekolah, untuk melihat bahwa sampah organik memiliki nilai guna ketika dikelola dengan tepat. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang nilai tambah yang bermanfaat bagi komunitas.

Bagi Allianz Indonesia, program Eco Enzyme merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperkuat praktik waste management yang berkelanjutan. Dengan menghubungkan edukasi, praktik langsung, dan pemanfaatan hasil olahan, Allianz Indonesia berharap inisiatif ini dapat terus menumbuhkan kebiasaan baik, memperluas manfaat bagi masyarakat, dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga