Efisiensi Anggaran, Pemkot Serang Manfaatkan CSR untuk Perbaiki Jalan
Efisiensi Anggaran, Pemkot Serang Manfaatkan CSR untuk Jalan

Pemerintah Kota Serang mengakui adanya efisiensi anggaran pada tahun 2026. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, mereka memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial dari perusahaan untuk membangun dan memperbaiki jalan di wilayahnya.

Lobi Wali Kota ke Perusahaan

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan bahwa dirinya melobi perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Kota Serang untuk berkontribusi melalui program CSR. "Ketika APBD kita butuh banyak efisiensi karena keterbatasan anggaran, ini adalah upaya saya melobi perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Kota Serang demi kemajuan daerah," ujarnya pada Rabu (17/6/2026).

Pembangunan Jalan Kenari

Salah satu proyek yang berhasil diwujudkan adalah pembangunan Jalan Kenari sepanjang 517 meter. Proyek ini dibiayai penuh oleh PT Sauh Bahtera Sejahtera (SBS) tanpa melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sama sekali. Budi memastikan bahwa pembangunan Jalan Kenari tidak berhenti di titik tersebut. Pemerintah Kota Serang telah menyiapkan kelanjutan pembangunan hingga Jalan Raya Kasemen yang akan dianggarkan pada APBD 2027.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Insyaallah sisa jalan dari titik jembatan sampai ke Jalan Raya Kasemen akan dibangun oleh Pemerintah Kota Serang pada tahun 2027. Karena kemampuan anggaran kami di 2027, Insyaallah bisa mencukupinya. Tentu kepada masyarakat yang belum terakomodasi, mohon kesabarannya," jelas Budi.

Prioritas Betonisasi

Menurut Budi, Pemerintah Kota Serang kini memprioritaskan betonisasi dibandingkan hotmix karena dinilai lebih kuat. Dengan betonisasi, jalan tetap kokoh meskipun dilintasi kendaraan bertonase besar maupun kendaraan pertanian. "Dengan betonisasi ini adalah langkah upaya agar jalan tidak cepat rusak kembali. Jadi progres kita adalah betonisasi, bukan sekadar hotmix. Hotmix hanya untuk penanganan yang sifatnya mendesak atau darurat saja," ungkapnya.

Langkah ini diambil sebagai solusi kreatif di tengah keterbatasan anggaran daerah, sekaligus mendorong peran serta dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur. Dengan memanfaatkan CSR, Pemkot Serang berharap dapat terus meningkatkan kualitas jalan tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga