Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan atau memberikan informasi keberadaan Taufik Hidayat, pria yang diduga menyekap dan menganiaya seorang perempuan berinisial YTR (29) selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. Dedi menyatakan kemarahannya atas tindakan keji tersebut dan berharap hadiah ini dapat mempercepat penangkapan pelaku yang kini menjadi buronan.
Sayembara Rp250 Juta untuk Informasi Pelaku
Dalam unggahan video di akun Threads pribadinya @dedimulyadi71, Dedi mengatakan, "Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat, atau menginformasikan keberadaannya kepada aparat, saya akan memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan ditangkap." Ia menegaskan bahwa aksi Taufik terhadap pacarnya sangat keji dan ia tidak tega melihat kondisi korban saat ini.
Dedi yang juga mantan Bupati Purwakarta itu meyakini Polda Jawa Barat dapat segera menangkap pelaku. "Saya meyakini tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya," ujarnya.
Korban Ditemukan di RS dengan Luka Berat
Kasus ini terungkap setelah keluarga menerima informasi dari orang tak dikenal melalui WhatsApp yang memberitahu bahwa korban berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Keluarga segera mendatangi rumah sakit dan menemukan YTR dalam kondisi luka berat di kepala, wajah, kaki, dan luka ringan di tangan. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan bahwa korban diduga diculik dan dianiaya oleh TH.
Menurut Hendra, korban tidak diketahui keberadaannya oleh keluarga selama sekitar tiga tahun. Selama periode tersebut, korban diduga mengalami penganiayaan berulang menggunakan tangan, benda tumpul, hingga senjata tajam, serta kehilangan sejumlah barang berharga. Akibatnya, korban mengalami luka berat yang berdampak serius: tidak dapat melihat secara normal, kesulitan berbicara, tidak bisa berjalan, dan mengalami kerugian materi sekitar Rp52 juta.
Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan
Polisi kini menyelidiki kasus tersebut setelah menerima laporan dari kakak korban pada 12 Juni 2026. Polda Jawa Barat terus melakukan pencarian terhadap Taufik Hidayat yang diduga sebagai pelaku utama. Dedi Mulyadi berharap sayembara ini dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk membantu aparat menangkap pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.



