UNY Terima 1.834 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Kedokteran Jadi Prodi Terketat
UNY Terima 1.834 Maba SNBP 2026, Kedokteran Terketat

UNY Rekrut 1.834 Mahasiswa Baru Melalui Jalur SNBP 2026

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah berhasil merekrut sebanyak 1.834 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027 melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Proses seleksi ini menandai awal dari penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri ternama di Yogyakarta tersebut.

Kedokteran Menjadi Program Studi dengan Persaingan Terketat

Dari seluruh program studi yang ditawarkan, Kedokteran tercatat sebagai prodi dengan tingkat persaingan paling ketat di UNY. Hal ini mencerminkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap bidang kesehatan, terutama di era pascapandemi yang semakin menekankan pentingnya profesi medis.

Data menunjukkan bahwa jumlah peminat untuk prodi Kedokteran jauh melampaui kuota yang tersedia, sehingga hanya kandidat dengan prestasi akademik dan non-akademik terbaik yang berhasil lolos seleksi. Faktor seperti nilai rapor, portofolio, dan prestasi di berbagai lomba menjadi penentu utama dalam proses penilaian yang ketat ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Distribusi Mahasiswa Baru dan Prospek ke Depan

Selain Kedokteran, UNY juga menerima mahasiswa baru untuk berbagai program studi lainnya yang tersebar di fakultas-fakultas seperti:

  • Fakultas Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Bahasa dan Seni
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Ilmu Sosial
  • Fakultas Teknik

Penerimaan melalui SNBP 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik UNY, dengan mahasiswa baru yang datang dari berbagai daerah di Indonesia membawa potensi dan bakat yang beragam. Proses seleksi yang transparan dan berstandar nasional memastikan bahwa hanya yang terbaik yang diterima, sesuai dengan visi UNY untuk mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat global.

Dengan bertambahnya mahasiswa baru ini, UNY juga berkomitmen untuk menyediakan fasilitas dan dukungan pembelajaran yang memadai, termasuk laboratorium, perpustakaan, dan program pengembangan soft skills. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi berkualitas melalui mekanisme seleksi yang adil dan meritokratis.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga