KOMPAS.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan naik peringkat dalam pemeringkatan Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) tahun 2027. UGM kini menduduki peringkat 206 di antara 1.504 perguruan tinggi dari berbagai negara yang dinilai oleh QS WUR.
Kenaikan Signifikan dari Tahun Sebelumnya
Pencapaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu, di mana UGM berada di peringkat 224. Kampus yang berlokasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini berhasil naik 18 peringkat dalam waktu satu tahun. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., mengungkapkan bahwa kenaikan ranking ini adalah hasil kerja keras dari seluruh civitas akademika.
Faktor Pendorong Kenaikan Peringkat
Menurut Rektor, berbagai capaian di bidang tridarma perguruan tinggi menjadi pendorong utama kenaikan peringkat UGM. Tridarma tersebut meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. UGM terus berupaya meningkatkan kualitas di ketiga bidang ini untuk bersaing di kancah global.
- Peningkatan jumlah publikasi ilmiah bereputasi internasional.
- Kolaborasi riset dengan universitas dan lembaga global.
- Inovasi dalam program pengabdian masyarakat yang berdampak luas.
Posisi UGM di Tingkat Nasional dan Global
Dengan peringkat 206 dunia, UGM semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia. Di tingkat nasional, UGM bersaing ketat dengan universitas-universitas lain seperti Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya dan berinovasi.
QS WUR merupakan salah satu pemeringkatan universitas paling bergengsi di dunia. Penilaian didasarkan pada indikator seperti reputasi akademik, reputasi employer, rasio dosen-mahasiswa, sitasi per fakultas, proporsi dosen internasional, dan proporsi mahasiswa internasional.



