ITB Buka Suara Usai Video Lama Mahasiswa Nyanyi Lagu Bermuatan Pelecehan Viral
ITB Buka Suara Usai Video Lagu Pelecehan Mahasiswa Viral

ITB Buka Suara Usai Video Lama Mahasiswa Nyanyi Lagu Bermuatan Pelecehan Viral

Institut Teknologi Bandung (ITB) telah memberikan tanggapan resmi terkait viralnya sebuah video lama yang menampilkan mahasiswa menyanyikan lagu berjudul 'Erika'. Video tersebut, yang direkam oleh Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang ITB, beredar luas di media sosial dan menuai kontroversi karena liriknya dinilai mengandung muatan pelecehan terhadap perempuan.

Pihak ITB menyatakan bahwa peristiwa ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya kampus yang menjunjung tinggi etika dan penghormatan terhadap martabat manusia. Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arief, menegaskan komitmen institusi dalam mencegah segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual verbal.

Permohonan Maaf dan Tindak Lanjut dari HMT ITB

Himpunan Mahasiswa Tambang ITB (HMT-ITB) telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait video yang berasal dari tahun 2020 tersebut. Organisasi mahasiswa itu menyatakan tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok mana pun.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sebagai langkah konkret, HMT-ITB telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menurunkan konten video dan audio dari kanal resmi organisasi serta akun-akun terafiliasi. Hal ini mencakup video lama yang kembali beredar di masyarakat. Selain itu, dilakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap konten, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan organisasi.

Evaluasi dan Peninjauan Ulang Standar Organisasi

ITB mengungkapkan bahwa HMT-ITB juga melakukan peninjauan ulang terhadap standar dan pedoman organisasi. Tujuannya adalah agar semakin selaras dengan nilai-nilai etika yang berlaku di lingkungan kampus dan masyarakat luas. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Insiden ini menyoroti pentingnya pendidikan dan kesadaran akan isu kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. ITB menekankan bahwa pembangunan lingkungan kampus yang aman dan inklusif merupakan prioritas utama bagi institusi pendidikan tinggi tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga