JAKARTA - Setelah tujuh tahun sejak Toy Story 4 tayang pada 2019, Pixar Animation Studios akhirnya menghadirkan kelanjutan petualangan para mainan ikonik dalam Toy Story 5. Film animasi yang disutradarai Andrew Stanton ini menjadi salah satu yang paling dinantikan pada 2026, membawa konflik baru yang dekat dengan kehidupan keluarga modern.
Sinopsis Toy Story 5
Dalam Toy Story 5, Bonnie kini telah berusia 8 tahun dan mulai lebih tertarik pada perangkat pintar berbentuk katak bernama Lilypad ketimbang mainan-mainannya. Situasi itu memaksa Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan para mainan lainnya menghadapi krisis eksistensial, mempertanyakan apakah mereka masih punya tempat di kehidupan sang pemilik di tengah gempuran gadget yang kian mendominasi keseharian anak-anak.
Konflik Baru yang Relevan
Berbeda dengan seri sebelumnya yang berfokus pada petualangan atau kehilangan mainan, Toy Story 5 mengangkat isu modern tentang dominasi teknologi dalam kehidupan anak-anak. Bonnie yang dulu sangat menyayangi mainannya kini lebih asyik dengan Lilypad, sebuah perangkat pintar interaktif. Hal ini memicu kekhawatiran di antara para mainan, terutama Woody yang selalu setia menemani Bonnie.
Andrew Stanton, sutradara yang sebelumnya sukses dengan Finding Nemo dan WALL-E, kembali memimpin proyek ini. Ia berjanji akan menghadirkan cerita yang emosional sekaligus menghibur, sesuai dengan ciri khas Pixar.
Kembalinya Karakter Favorit
Selain Woody dan Buzz, karakter-karakter lain seperti Jessie, Rex, Hamm, dan Mr. Potato Head juga dipastikan kembali. Pengisi suara Tom Hanks (Woody) dan Tim Allen (Buzz) masih setia mengisi peran mereka. Sementara itu, Taylor Swift yang sebelumnya dirumorkan akan menyumbangkan lagu untuk film ini, telah mengonfirmasi keterlibatannya melalui pernyataan resmi.
Toy Story 5 dijadwalkan tayang di bioskop pada musim panas 2026. Pixar berharap film ini dapat diterima oleh penggemar lama sekaligus menarik penonton baru yang akrab dengan isu gadget di kalangan anak-anak.



