Mendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah di Indonesia pada 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengumumkan bahwa pada tahun 2026, sebanyak 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia akan menjalani revitalisasi. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan se-Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Selasa (21/4/2026), seperti dilaporkan Antara.
Rincian Target Revitalisasi Nasional
Mu'ti menjelaskan bahwa target revitalisasi untuk tahun 2026 terdiri dari pagu awal sebanyak 11.744 satuan pendidikan, dengan tambahan 60.000 satuan pendidikan, sehingga total mencapai 71.744. "Ini merupakan upaya besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Tanah Air," ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa program revitalisasi secara nasional pada tahun 2025 telah mencapai 154,9 persen dari target, dengan realisasi 16.167 satuan pendidikan dari target awal 10.440 satuan pendidikan.
Fokus pada Sulawesi Utara dan Distribusi Teknologi
Secara khusus, di Provinsi Sulawesi Utara, revitalisasi telah mencakup 248 sekolah, termasuk 247 sekolah yang direvitalisasi dan satu unit sekolah baru, dengan anggaran lebih dari Rp 231 miliar. Di Kota Manado, revitalisasi mencapai 18 sekolah (7,3 persen dari total di Sulut), sementara di Kabupaten Minahasa, mencapai 19 sekolah (7,7 persen).
Selain program revitalisasi, Kemendikdasmen juga melakukan distribusi Interactive Flat Panel (IFP) sebagai bagian dari inisiatif teknologi pendidikan. Mu'ti menyebutkan bahwa pencapaian distribusi IFP secara nasional pada tahun 2025 mencapai 288.865 unit, dan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, pada tahun 2026 akan ada tambahan tiga IFP per sekolah, sehingga total sekitar 886.595 IFP yang akan didistribusikan.
Detail Distribusi IFP di Sulawesi Utara
Di Provinsi Sulawesi Utara, sasaran IFP pada tahun 2025 mencapai 3.760 unit, dengan rincian:
- Pendidikan Anak Usia Dini: 373 IFP
- Sekolah Dasar: 2.203 IFP
- Sekolah Menengah Pertama: 733 IFP
- Sekolah Menengah Atas: 226 IFP
- Sekolah Menengah Kejuruan: 144 IFP
- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat: 20 IFP
- Sanggar Kegiatan Belajar: 23 IFP
- Sekolah Luar Biasa: 38 IFP
Di Kota Manado, total sasaran IFP mencapai 506 unit (13,5 persen dari total di Sulut), sementara di Kabupaten Minahasa mencapai 512 unit (13,6 persen).
Arahan Presiden untuk Infrastruktur Pendidikan
Mu'ti menekankan arahan Presiden Prabowo Subianto dari acara puncak Hari Guru Nasional 2024, yang menyatakan bahwa "tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh, tidak boleh ada sekolah yang tidak ada WC untuk anak-anak." Hal ini menjadi dasar pentingnya program revitalisasi ini.
Acara peresmian di Manado dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wali Kota Manado Richard Sualang, serta berbagai pejabat daerah dan undangan lainnya, menandakan komitmen bersama dalam peningkatan kualitas pendidikan.



