Viral Pusaran Angin Bak Tornado di Suramadu, BMKG Minta Masyarakat Tidak Panik
Sebuah video yang menunjukkan fenomena alam menakjubkan namun mencekam telah viral di media sosial. Rekaman tersebut menampilkan pusaran angin raksasa yang menyerupai tornado atau yang dikenal sebagai waterspout di sekitar perairan Jembatan Suramadu, Jawa Timur. Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Asal Muasal Video Viral
Video fenomena alam tersebut pertama kali diunggah oleh akun Threads @muhammad64577 pada Rabu siang, 22 April 2026. Dalam unggahan itu, terlihat jelas corong angin berwarna abu pekat yang menjulang tinggi dari permukaan laut menuju awan hitam yang gelap dan mendung. Situasi di sekitar pesisir tampak sangat mencekam dengan langit yang tertutup awan tebal, menambah kesan dramatis dari kejadian alam ini.
Rekaman berdurasi singkat itu dengan jelas menunjukkan posisi corong angin yang berada di sisi perairan Jembatan Suramadu, menghubungkan Surabaya di Jawa Timur dengan Bangkalan di Madura. Meskipun tampak mengerikan, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai dampak atau kerusakan yang ditimbulkan oleh fenomena tersebut.
Penjelasan Ilmiah dari BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya telah mengonfirmasi ciri-ciri fenomena dalam video viral tersebut. Menurut penjelasan resmi dari lembaga tersebut, kejadian ini merupakan hasil dari pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang ekstrem.
"Sejauh ini saya belum dapat informasi detail lebih lanjut. Namun, waterspout atau puting beliung ini terjadi dari awan Cumulonimbus yang tumbuh menjulang tinggi akibat arus udara naik yang sangat kuat," ujar Sutarno, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, saat dihubungi pada hari yang sama.
Sutarno menambahkan penjelasan mendetail mengenai proses terbentuknya corong angin tersebut:
- Proses dimulai dari udara panas dan lembap yang naik ke atmosfer
- Udara tersebut kemudian mengalami pengembunan
- Proses ini menciptakan turbulensi yang sangat hebat di dalam awan
- Turbulensi akhirnya membentuk corong putaran angin yang menyentuh permukaan air atau tanah
Fenomena Alam yang Wajar
Lebih lanjut, Sutarno menegaskan bahwa munculnya corong angin seperti ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika atmosfer. "Ini sebenarnya biasa terjadi karena arus udara yang sangat kuat dan masa transisi. Biasanya fenomena seperti ini terjadi pada siang atau sore hari saat masa pancaroba atau peralihan musim," jelasnya dengan tegas.
Koordinator BMKG tersebut secara khusus menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak bereaksi berlebihan terhadap fenomena alam ini. "Sehingga, masyarakat tidak perlu panik secara berlebihan," tegas Sutarno, menekankan bahwa waterspout merupakan bagian dari siklus cuaca normal meskipun tampilan visualnya mungkin terlihat mengkhawatirkan.
Fenomena waterspout sendiri sebenarnya cukup umum terjadi di perairan, terutama selama masa transisi musim ketika kondisi atmosfer tidak stabil. Meskipun memiliki kemiripan visual dengan tornado, waterspout umumnya memiliki intensitas yang lebih rendah dan lebih terbatas dampaknya dibandingkan tornado darat.



