Sejumlah siswa dari SD Negeri Awado, sebuah sekolah dasar di daerah terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh perjalanan ekstrem untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Mereka harus menyeberangi lautan dengan perahu kayu sederhana untuk mencapai lokasi ujian.
Perjuangan Menuju TKA 2026
Kisah ini mencuat setelah beberapa foto dan video memperlihatkan para siswa SD Negeri Awado menggunakan perahu kayu untuk menyeberangi laut. Mereka harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dari desa mereka ke pusat ujian di kecamatan terdekat. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan gelombang laut menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.
Semangat Belajar yang Tinggi
Meskipun menghadapi risiko dan kesulitan, para siswa tetap bersemangat mengikuti TKA 2026. Mereka berharap hasil tes ini dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kepala SD Negeri Awado, Bapak Petrus, mengungkapkan kebanggaannya terhadap para siswa yang tidak gentar menghadapi rintangan demi pendidikan.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Kisah perjuangan siswa SD Negeri Awado ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan setempat. Mereka berjanji akan mencari solusi agar akses pendidikan di daerah terpencil lebih mudah dan aman. Sementara itu, para siswa terus berlatih dan mempersiapkan diri dengan giat untuk menghadapi TKA 2026.
- Perjalanan dengan perahu kayu selama satu jam.
- Kondisi cuaca dan gelombang laut yang berbahaya.
- Semangat tinggi dari para siswa dan dukungan guru.
Kisah ini menjadi pengingat akan pentingnya pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia. Semoga perjuangan siswa SD Negeri Awado menginspirasi kita semua untuk terus mendukung pendidikan anak-anak bangsa.



