OREO Berbagi Seru Jangkau 7.000 Siswa dan 1.000 Guru di 7 Provinsi
OREO Berbagi Seru: 7.000 Siswa dan 1.000 Guru Tersentuh

Program OREO Berbagi Seru yang digagas oleh OREO berhasil menjangkau 7.000 siswa dan lebih dari 1.000 guru serta orang tua di tujuh provinsi di Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen OREO dalam mendukung pendidikan nasional, sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI tentang Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Dukungan untuk Pendidikan Inklusif

Bermitra dengan Indonesia Mengajar, program ini menyasar wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan marginal. Kegiatan meliputi edukasi dan distribusi alat pembelajaran berbasis metode belajar sambil bermain. Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala, menegaskan komitmen OREO untuk berkontribusi di bidang pendidikan sebagai bekal penting kemajuan bangsa.

“Kami ingin mendukung fokus Pemerintah dengan menjembatani kesenjangan pendidikan di berbagai penjuru Indonesia, termasuk wilayah 3T dan marginal, agar siswa mendapatkan pendidikan berkualitas dan seru secara merata,” ujar Anggya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kolaborasi Lintas Pihak

Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen, Dr. Mariman Darto, mengapresiasi langkah OREO. “Pembangunan karakter tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kami ingin berkolaborasi dengan lebih banyak pihak, termasuk korporasi,” katanya. Ia menambahkan bahwa gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat telah diintegrasikan dalam kurikulum nasional dengan pendekatan deep learning dan joyful learning.

Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah 3T, Dr. Rita Pranawati, menyoroti tantangan akses pendidikan di wilayah terpencil. “Anak-anak masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan akses media pembelajaran. Kesenjangan ini mempengaruhi hasil belajar, terutama di Literasi, Numerasi, dan Sains,” jelasnya.

Peran Psikolog dan Celebrity Mom

Psikolog Anak dan Keluarga, Irma Gustiana, menekankan pentingnya keterampilan kompleks pada anak, seperti karakter Generasi SERU: Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul. “Teori Piaget menekankan bahwa anak membangun pengetahuan melalui interaksi dan eksplorasi. Pendidikan harus relevan dengan dunia mereka melalui bermain,” ungkapnya.

Celebrity Mom Ayu Dewi berbagi pengalaman mendampingi anak belajar. “Anak zaman sekarang hidup di dunia dinamis. Di rumah, saya menerapkan pembelajaran sambil bermain agar anak aktif dan kritis. Saya salut dengan OREO Berbagi Seru, semoga semakin banyak anak merasakan keseruan belajar,” tuturnya.

Implementasi Program

Sosialisasi alat pembelajaran dilakukan melalui School Roadshow yang berisi edukasi bagi guru, orang tua, dan komunitas. Program ini mendukung gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya pilar Gemar Belajar. Selain itu, konsumen dapat berkontribusi melalui pembelian produk OREO, di mana sebagian keuntungan dikonversikan menjadi donasi untuk program ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga