Mendikdasmen Lepas Ribuan Siswa SMK Bekerja ke Luar Negeri
Mendikdasmen Lepas Ribuan Siswa SMK ke Luar Negeri

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) secara resmi melepas ribuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk bekerja di luar negeri. Pelepasan ini dilakukan dalam sebuah acara yang berlangsung di Jakarta pada hari Kamis, 22 Mei 2026.

Langkah Strategis Pemerintah

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan SMK di pasar global. Mendikdasmen menyatakan bahwa program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja internasional, tetapi juga membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang lebih luas.

Ribuan Siswa Diberangkatkan

Dalam acara pelepasan tersebut, Mendikdasmen melepas sebanyak 1.500 siswa SMK yang akan bekerja di berbagai negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, dan Australia. Mereka akan bekerja di sektor-sektor seperti perhotelan, manufaktur, teknologi informasi, dan perawatan kesehatan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Mendikdasmen menekankan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama dengan berbagai perusahaan dan lembaga di luar negeri. Para siswa telah melalui seleksi ketat dan pelatihan khusus untuk mempersiapkan mereka bekerja di lingkungan internasional.

Manfaat bagi Siswa dan Negara

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda. Bagi siswa, mereka mendapatkan pengalaman kerja berharga, peningkatan keterampilan bahasa asing, dan jaringan internasional. Bagi negara, program ini dapat meningkatkan citra positif pendidikan vokasi Indonesia di mata dunia.

Mendikdasmen juga berharap bahwa setelah selesai masa kerja di luar negeri, para siswa dapat kembali ke Indonesia dan membawa pengetahuan serta pengalaman yang mereka peroleh untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, dan berbagai asosiasi industri. Mereka bersama-sama memastikan bahwa hak-hak siswa terlindungi selama bekerja di luar negeri.

Salah satu siswa yang diberangkatkan, Andi Pratama, mengaku sangat antusias dengan kesempatan ini. "Saya sangat bersyukur bisa bekerja di Jepang. Ini adalah mimpi saya sejak duduk di bangku SMK. Saya akan belajar sebanyak-banyaknya dan membanggakan Indonesia," ujarnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak lulusan SMK yang mampu bersaing di tingkat global dan membawa nama harum bangsa Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga