IPB University resmi mengganti nama Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) menjadi Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial (FHS). Perubahan nama ini diikuti dengan pembukaan 11 program studi (prodi) baru yang akan mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik 2026/2027.
Alasan Perubahan Nama
Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, menjelaskan bahwa perubahan nama ini dilakukan untuk memperluas cakupan keilmuan dan meningkatkan relevansi fakultas dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. "Nama baru ini lebih mencerminkan bidang studi yang dikembangkan, yaitu humaniora dan ilmu sosial yang lebih luas," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (21/5/2026).
11 Program Studi Baru
Sebelas prodi baru yang dibuka meliputi:
- Ilmu Politik
- Sosiologi
- Antropologi
- Psikologi
- Ilmu Komunikasi
- Hubungan Internasional
- Ilmu Administrasi Publik
- Ilmu Kesejahteraan Sosial
- Studi Pembangunan
- Kajian Gender
- Kajian Lingkungan Hidup
Program-program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan sosial, politik, dan lingkungan di tingkat nasional maupun global.
Dampak bagi Mahasiswa
Dengan adanya prodi baru, mahasiswa IPB University memiliki lebih banyak pilihan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Dekan FHS, Dr. Ir. Rina Mardiana, M.Si., menyatakan bahwa fakultas akan menyediakan fasilitas dan tenaga pengajar yang kompeten untuk mendukung proses belajar mengajar. "Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman," tegasnya.
Proses Seleksi
Penerimaan mahasiswa baru untuk prodi-prodi tersebut akan dilakukan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur mandiri. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal seleksi dapat diakses melalui laman resmi IPB University.
Perubahan nama dan pembukaan prodi baru ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing IPB University di kancah nasional dan internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.



