Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Pastikan Laptop Digunakan untuk Belajar Siswa
Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 22 Sigi, Sulawesi Tengah. Dalam kunjungan ini, Gus Ipul memastikan bahwa perangkat laptop yang telah disalurkan ke sekolah tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pembelajaran para siswa.
"Alhamdulillah kita lihat semua perangkat sudah terkirim, sudah bisa dimanfaatkan. Mulai dari laptop, sama peralatan-peralatan lain yang diperlukan untuk pembelajaran," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis pada Selasa, 21 April 2026.
Antusiasme Siswa dan Pembatasan Handphone
Kedatangan Gus Ipul ke SRMP 22 Sigi disambut dengan penampilan tari tradisional dari para siswa. Setelah itu, ia meninjau langsung proses pembelajaran di dalam kelas, di mana siswa tampak sangat antusias belajar menggunakan laptop dengan bimbingan guru yang penuh ketulusan.
"Jadi kita berharap ya proses pembelajarannya bisa sesuai harapan, dan anak-anak semakin memiliki minat untuk mengikuti proses belajar-mengajar tersebut," ujar Gus Ipul.
Gus Ipul juga mengungkapkan rasa senangnya karena sekolah ini telah menerapkan pembatasan penggunaan handphone bagi siswa. Kebijakan ini memungkinkan anak-anak untuk lebih banyak membaca buku di taman atau perpustakaan saat memiliki waktu luang.
Koordinasi untuk Pembangunan Sekolah Permanen
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa Kementerian Sosial terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sigi terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang permanen.
"Kemarin kita melakukan percepatan-percepatan, nah mudah-mudahan di tahun ini pula nanti pembangunannya bisa dimulai untuk di Kabupaten Sigi, sehingga anak-anak ini nanti bisa beralih ke gedung permanen, dan yang kedua kita juga bisa menerima siswa baru," ungkapnya.
Misi Sekolah Rakyat dan Dukungan untuk Indonesia Emas 2045
Sekolah Rakyat hadir dengan tujuan memberikan kesempatan pendidikan berkualitas kepada keluarga-keluarga yang paling tidak mampu. Gus Ipul menekankan bahwa masih banyak anak usia sekolah yang tidak bersekolah, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Oleh karena itu, Presiden RI Prabowo Subianto mengajak seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk memperhatikan keluarga-keluarga yang belum terjangkau dalam proses pembangunan, atau yang sering disebut sebagai invisible people. Hal ini bertujuan agar anak-anak mereka kelak dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dalam kunjungan ini, Gus Ipul didampingi oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan akses pendidikan di daerah tersebut.



